POLDA-SULBAR, Intelijennews.com., – Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Polda Sulbar) menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) film Sayap-Sayap Patah 2 di Bioskop Matos, Mamuju, pada Senin (12/5/2025). Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolda Sulbar Irjen Pol. Adang Ginanjar, didampingi Ketua Bhayangkari Ny. Miranti Adang, Wakapolda Brigjen Pol. Rachmat Pamudji, pejabat utama, serta seluruh jajaran personel Polda Sulbar.
Kegiatan nobar ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga sebagai sarana refleksi atas nilai-nilai perjuangan, pengorbanan, dan dedikasi para anggota Polri dalam mengemban tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Film Sayap-Sayap Patah 2 menyuguhkan kisah emosional yang mengangkat sisi kemanusiaan dan pengabdian seorang anggota kepolisian, yang kerap harus berhadapan dengan dilema antara tugas negara dan cinta keluarga.
Usai menyaksikan film, Kapolda Sulbar Irjen Pol. Adang Ginanjar menyampaikan bahwa film ini memberikan pesan moral yang sangat kuat dan menyentuh hati. Ia menilai film ini sebagai media yang tepat untuk menggugah semangat serta memperkuat kembali komitmen para anggota dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Film ini sangat inspiratif. Ia menggambarkan realita tugas yang dijalani oleh anggota Polri, penuh risiko dan pengorbanan. Ini adalah momen yang tepat untuk kita semua merenung dan memperkuat kembali komitmen sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ungkap Kapolda.
Lebih lanjut, Irjen Pol. Adang Ginanjar menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara tugas profesional dan kehidupan pribadi. Menurutnya, keberhasilan dalam menjalankan tugas juga sangat bergantung pada kondisi keluarga yang harmonis dan sejahtera.
“Saya mengajak seluruh anggota untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, namun jangan pernah abaikan keluarga. Mereka adalah sumber kekuatan dan motivasi dalam setiap langkah pengabdian kita,” pesannya.
Kapolda juga berharap agar kegiatan seperti ini terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari pembinaan mental dan emosional anggota, sekaligus membangun solidaritas dan empati di antara sesama personel.
“Tetap semangat. Jadikan setiap pengalaman, termasuk dari film ini, sebagai pengingat akan pentingnya tugas yang kita emban. Ini bukan sekadar pekerjaan, tapi jalan pengabdian yang mulia,” tutupnya.
Sumber: Humas Polda / Ans.