Orang Tua Murid Keluhkan Sistem SPMB di SD INP Unggulan BTN Pemda, Ada Jalur Istimewa?

Orang Tua Murid Keluhkan Sistem SPMB di SD INP Unggulan BTN Pemda, Ada Jalur Istimewa?

INTELIJENNEWS.COM, MAKASSAR – Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Makassar telah usai. Namun meninggalkan preseden buruk bagi dunia pendidikan khususnya di kota Makassar.

Pasalnya proses penerimaan secara online dinilai masih ada celahnya.Dugaan adanya Intervensi dari Oknum Anggota Dewan ke Dinas Pendidikan dan Pihak Sekolah adalah momok mengerikan.

Yang mana jalur titipan sudah dianggap lumrah dari kalangan mereka oknum pejabat.Sistem pendaftaran berbasis online ini masih bisa dimanipulasi.

Baca juga : Kepala Sekolah SD Negeri Pannara Bantah Adanya Pungutan Liar di Sekolahnya

Sesuai pemantauan Jurnalis IntelijenNews dibeberapa sekolah dasar (SD) di wilayah kecamatan Rappocini yang Salah satunya kami menyambangi UPT SPF SDI Unggulan BTN Pemda.

Dimana sekolah tersebut masih ada 11 Slot kosong tak bertuan, diduga akan digunakan untuk memuluskan titipan Oknum Pejabat.

Ada 11 slot kosong dari hasil seleksi jalur Mutasi, Afirmasi dan Siswa Kurang Mampu yang tidak lulus.

“Anak saya ikut jalur Afirmasi tapi tidak lulus” Kata orang tua calon siswa.

Kepala Sekolah UPT SPF SDI Unggulan BTN Pemda Irmawati, Selalu menghindari Wartawan, Ditelephone berdering tidak diangkat, di Whastapp tidak ada balasan.

Ketua SPMB SDI Unggulan BTN Pemda, Isma ketika ditemui di sekolah mengatakan, “Pihaknya tidak mengetahui akan diapakan 11 slot yang kosong, Silahkan ke Dinas Pendidikan Makassar untuk konfirmasi sisa 11 slot yang kosong” Jelasnya.

Untuk menutupi sisa slot kosong berjumlah 11 dari jumlah siswa yang sudah diterima 73 siswa lewat proses seleksi, sehingga 11 slot kosong  diduga akan di isi oleh titipan oknum tersebut. Tanpa melalui proses penjaringan atau mengikuti prosesdur SPMB.

Baca juga : Keselamatan Lalu Lintas Masuk Kurikulum Sekolah

Salah seorang orang tua yang anaknya tidak lulus mengatakan  “Untuk apa ada proses seleksi berkas kalau ternyata ada jalur titipan” Katanya.

Disini sangat dibutuhkan kejujuran dan transparansi sebagai bentuk tanggung jawab kepercayaan masyarakat.

“Kita jangan takut kepada manusia, tapi takutlah kepada Allah” Ucap H Ahmad Tokoh Masyarakat.

Menjadi bahan pertanyaan, hasil seleksi dan verifikasi 17 ikut seleksi berkas dan dianggap lolos berkas karena sudah diverifikasi di Diknas,tetapi hanya 6 yang lulus.

Sehingga ada riak riak kecil diantara orang tua yang anaknya tidak lulus. Mungkin pihak sekolah ingin loloskan lewat jalur istimewa, jadi mereka mengorbankan anak anak kami yang notabenenya ikut SPMB. “Ini permainan tingkat tinggi” ungkanya.

Ditempat lain,Kepala bidang SD, Kurniati tidak bisa memberi keterangan, dirinya menyuruh wartawan untuk ke sekolah yang dimaksud untuk klarifikasi.

“Ke sekolahnya ki langsung, untuk tau masalahnya” kata bu Kabid SD Dinas Pendidikan Kota Makassar.

Achi Soleman selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar saat ingin ditemui dikantornya (Kamis 10 Juli 2025), ibu Achi panggilan akrabnya, buru  buru keluar kantor dan naik ke mobil dinasnya ketika awak media ingin konfirmasi dan mempertanyakan perihal 11 slot kosong di SD Inpres Unggulan BTN Pemda.

Dari hasil  investigasi dibeberapa sekolah. Selama sistem dibuat oleh manusia, toleransi akan tetap berjalan,termasuk titipan oknum pejabat dan oknum anggota dewan dengan jalan intervensi kepala sekolahnya. Mulai dari proses penerimaan sampai selesai sistem penerimaannya dinilai amburadul. (zl)

Tinggalkan Balasan