INTELIJENNEWS, Jakarta : Di tengah padatnya agenda kunjungan kerja dan partisipasi dalam berbagai kegiatan nasional, Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM menunjukkan kepeduliannya yang mendalam terhadap warganya dengan menyempatkan waktu menjenguk bayi Dek Cahaya, pasien bocor jantung asal Kecamatan Woyla Barat, yang tengah menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Jakarta.
Kunjungan tersebut dilakukan usai Bupati menghadiri Konferensi Nasional Pendanaan Ekologis 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Pada konferensi tersebut, Kabupaten Aceh Barat meraih penghargaan EFT Award dari Koalisi Masyarakat Sipil atas komitmen luar biasa dalam pengelolaan sampah dan pengembangan isu lingkungan berkelanjutan.
Dalam kesempatan itu, Bupati Tarmizi juga mengunjungi Bapak Sayuti, ayah dari Ketua KNPI Aceh Barat, Fadel, yang sedang menjalani masa pemulihan. Kunjungan ini bukan hanya sebagai bentuk perhatian pribadi, tetapi juga cerminan dari sikap inklusif dan empatik Pemerintah Kabupaten terhadap warganya yang menghadapi cobaan kesehatan di luar daerah.
Saat saya menjabat di DPRA dulu, kami rutin menjenguk anak-anak Aceh Barat yang mengalami kelainan jantung dan dirawat di Jakarta. Ironisnya, kasus seperti ini masih terus muncul, bahkan cenderung meningkat,” ujar Tarmizi dengan nada prihatin.
Ia menjelaskan bahwa kelainan jantung pada anak-anak bisa dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi saat kehamilan, kekurangan nutrisi, hingga faktor genetik. Namun yang menjadi sorotan utama adalah keterbatasan ekonomi keluarga pasien yang membuat mereka harus berjuang lebih keras untuk mendampingi anak-anak mereka selama pengobatan.
Memang biaya medis dan tiket transportasi ditanggung pemerintah. Namun biaya hidup selama proses perawatan yang bisa berlangsung berbulan-bulan, itu tak tertanggung. Beban inilah yang kerap membuat keluarga pasien berada dalam tekanan berat,” jelasnya.
Bupati Tarmizi mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para dermawan, tokoh-tokoh Aceh, dan komunitas sosial, untuk bersatu tangan membantu keluarga pasien seperti Dek Cahaya. Bantuan dalam bentuk moril maupun materiil sangat dibutuhkan untuk meringankan beban mereka.
Mari kita panjatkan doa tulus agar Dek Cahaya dan saudara-saudara kita yang tengah berjuang melawan penyakit diberi kesembuhan dan kekuatan oleh Allah SWT. Kita tidak bisa menutup mata—mereka adalah bagian dari kita,” tutup Bupati Tarmizi.
Tim Intelijennews.