INTELIJENNEWS, ACEH BARAT : Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) menyampaikan update realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) tahun 2025 yang dinilai masih rendah. Kepala BPKD Aceh Barat, Zulyadi, menyerukan masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh informasi hoaks dan menekankan pentingnya literasi keuangan publik.
Realisasi Belanja Daerah
Per 31 Juli 2025, realisasi belanja daerah baru mencapai 36,33% dari total pagu anggaran sebesar Rp1,507 triliun, dengan penyerapan anggaran sebesar Rp547,8 miliar.
Kategori belanja dengan serapan terendah meliputi:
– Belanja Modal: 8,89% atau Rp19,3 miliar dari Rp217,4 miliar
– Belanja Operasi: 43,24% atau Rp415,5 miliar dari Rp961 miliar
– Belanja Transfer: 35,58% atau Rp112,9 miliar dari Rp317,4 miliar
Zulyadi menjelaskan bahwa penurunan ini berkaitan dengan penyesuaian anggaran sesuai Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 yang menekankan efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD. “Idealnya di semester kedua, realisasi minimal menyentuh angka 40%, namun ada faktor kebijakan nasional yang harus kita patuhi,” ujarnya.
Realisasi Pendapatan Daerah
Realisasi pendapatan daerah juga dinilai belum optimal, baru mencapai 39,18% atau Rp541,3 miliar dari target Rp1,38 triliun. Rinciannya sebagai berikut:
– Pendapatan Asli Daerah (PAD): 42,80% atau Rp81,6 miliar
– Pendapatan Transfer: 38,69% atau Rp454,6 miliar
– Pendapatan Lain yang Sah: 31,69% atau Rp5,06 miliar
Menanggapi berbagai persepsi keliru yang beredar di masyarakat, Zulyadi mengimbau warga untuk mengakses informasi melalui kanal resmi dan tidak mudah terpancing oleh provokasi pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Kami pastikan semua data realisasi anggaran dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Kami berharap masyarakat tetap kritis, cerdas, dan tidak termakan isu menyesatkan,” tegasnya.
Tim Intelijennews.