ACEH BARAT : Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Barat, DR. Husensah, S.Pd., M.Pd., mengeluarkan himbauan resmi kepada seluruh satuan pendidikan tingkat TK, SD, dan SMP untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah secara berkelanjutan. Himbauan ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), yang menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman.
DR. Husensah menegaskan bahwa menjaga kebersihan sekolah bukan hanya tanggung jawab internal sekolah, melainkan merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor. Kolaborasi ini melibatkan DLH, Disdikbud, kepala sekolah, guru, siswa, serta orang tua.
Kebersihan lingkungan sekolah adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan lingkungan yang bersih, siswa bisa belajar dengan nyaman, terhindar dari penyakit, dan tentunya lebih semangat,” ujar Husensah, Sabtu (30/8/2025).
Ia mengajak seluruh warga sekolah untuk memulai dari tindakan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan ruang kelas, serta merawat taman dan halaman sekolah. Kegiatan kerja bakti rutin juga diharapkan menjadi budaya positif yang memperkuat rasa memiliki terhadap lingkungan sekolah.
Mari kita jadikan sekolah sebagai rumah kedua yang bersih dan nyaman. Dengan begitu, proses belajar mengajar akan menjadi lebih kondusif dan menyenangkan,” tambahnya.
DR. Husensah juga menyampaikan apresiasi kepada sekolah-sekolah yang telah aktif menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan. Ia berharap semangat ini terus ditingkatkan dan menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Kami berharap seluruh sekolah terus menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, sesuai dengan instruksi dan arahan dari Bapak Bupati Aceh Barat. Ini adalah momentum untuk memperkuat sinergi antarinstansi demi menciptakan generasi yang sehat dan berkarakter,” tutupnya.
Disdikbud Aceh Barat berharap himbauan ini dapat menumbuhkan budaya kebersihan yang tidak hanya berdampak pada lingkungan fisik, tetapi juga membentuk karakter siswa yang peduli, disiplin, dan bertanggung jawab.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Aceh Barat, Bukhari, ST, menegaskan bahwa himbauan ini tidak hanya berlaku untuk sekolah, tetapi juga untuk seluruh instansi pemerintah daerah. Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan di area masing-masing SKPK, termasuk penyediaan tong sampah terpilah di setiap kantor.
DLH Aceh Barat telah menyediakan fasilitas Bank Sampah Induk (BSI), yang memungkinkan sampah terpilah untuk langsung disetor atau dijual. Bukhari mengajak seluruh pihak untuk memanfaatkan fasilitas ini sebagai langkah nyata dalam pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi.
Sampah bukan hanya tanggung jawab DLH, tapi tanggung jawab kita bersama. Mari kita bersinergi dan berkolaborasi untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan. Buanglah sampah pada tempatnya dan gunakan tong sampah pemilahan agar sampah bisa dimanfaatkan. Ini juga bisa meningkatkan UMK masyarakat dan mendorong perekonomian, terutama bagi kalangan bawah,” pungkasnya.
Tim Intelijennews.