Aceh Barat Genjot Infrastruktur Lingkungan: Drainase Jalan Merdeka Diperbaiki Jelang Adipura.

Aceh Barat Genjot Infrastruktur Lingkungan: Drainase Jalan Merdeka Diperbaiki Jelang Adipura.

INTELIJENNEWS, ACEH BARAT — Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah melaksanakan pekerjaan perbaikan saluran drainase di kawasan Jalan Merdeka, Desa Suak Indrapuri, Kecamatan Johan Pahlawan. Lokasi ini berada tepat di depan Lapangan Bola Kaki Teuku Umar, yang merupakan titik sentral aktivitas warga dan pusat kuliner masyarakat.

Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Dr.Kurdi, menyampaikan bahwa pekerjaan ini merupakan respons cepat atas keluhan masyarakat dan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang selama ini terdampak genangan air saat hujan.

“Perbaikan saluran drainase di Jalan Merdeka ini adalah bentuk intervensi langsung untuk mengatasi genangan yang mengganggu aktivitas warga dan pedagang. Kami juga menormalisasi pintu air yang tersumbat akibat sedimen dan sampah yang menumpuk sejak lama,” ujar Kurdi.

Pekerjaan meliputi pembongkaran plat beton lama, pembersihan sedimen, dan pengecoran ulang dengan beton baru. Selain mengatasi banjir, proyek ini juga menjadi bagian dari persiapan menyambut Pekan Kebudayaan Aceh Barat (PKAB) yang akan digelar dalam waktu dekat.

“Jalan Merdeka adalah kawasan vital saat PKAB berlangsung. Maka drainase harus berfungsi optimal agar lingkungan bersih, nyaman, dan bebas genangan,” tambah Kurdi.

Lebih jauh, proyek ini juga mendukung penilaian Adipura, penghargaan nasional untuk kota yang berhasil dalam pengelolaan lingkungan. Aceh Barat dijadwalkan menerima kunjungan verifikasi tahap kedua oleh tim penilai Adipura pada Oktober mendatang.

“Pekerjaan ini adalah bentuk intervensi strategis untuk mendukung penilaian Adipura. Kami mengerjakan pembangunan saluran baru, pembersihan saluran lama, dan perbaikan beton yang rusak parah,” tegas Kurdi.

Proyek drainase ini didanai melalui Dana Transfer Umum (DTU) Tahun Anggaran 2025 dengan total anggaran sebesar Rp 399.246.300. Dana tersebut digunakan untuk memperbaiki lima ruas drainase dengan panjang bervariasi, mulai dari 42 meter hingga 160 meter. Adapun rincian panjang masing-masing ruas adalah sebagai berikut:

– Ruas 1: 81 meter
– Ruas 2: 137 meter
– Ruas 3: 42 meter
– Ruas 1a: 160 meter
– Ruas 1b: 139 meter

Kurdi menekankan bahwa genangan air selama ini telah menghambat aktivitas ekonomi warga, terutama pedagang kaki lima yang terpaksa membongkar lapak saat hujan.

“Genangan air berdampak langsung pada ekonomi kecil masyarakat. Maka dari itu, pekerjaan drainase ini sangat penting untuk menjaga kelangsungan usaha mereka,” ujarnya.

Pemkab Aceh Barat menargetkan seluruh pekerjaan rampung sebelum pelaksanaan PKAB dan kunjungan tim Adipura. Dengan selesainya proyek ini, diharapkan aliran air kembali lancar, kawasan bebas banjir, dan kenyamanan serta aktivitas ekonomi masyarakat meningkat secara signifikan.

Tim Intelijennews.

Tinggalkan Balasan