Makassar, Intelijennews.com -— suhu gerakan mahasiswa di Kota Makassar 31 Oktober 2025 kembali memanas. Dua organisasi mahasiswa, Forum Mahasiswa Makassar (FMM) dan Barisan Aktivis Kerakyatan Mahasiswa Sul-Sel (BAKAR Sul-Sel), yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemerhati Hukum Sul-Sel, kembali turun ke jalan menyoroti persoalan pelik kasus pergudangan ilegal di tengah kota yang tak kunjung terselesaikan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Makassar.
Aksi kali ini bukan sekadar menyuarakan kekecewaan terhadap lemahnya penegakan aturan, tetapi juga menyorot moralitas dan profesionalitas aparatur pemerintah, khususnya jajaran pejabat dan staf Disperindag. Pasalnya, di tengah berbagai persoalan yang menumpuk, muncul kabar bahwa para pejabat instansi tersebut justru melakukan kegiatan liburan pada jam dan hari kerja.
“Tindakan seperti ini mencederai kepercayaan publik. Bagaimana mungkin di saat rakyat menunggu penyelesaian masalah, mereka justru bersenang-senang di jam kerja? Ini jelas bentuk pengkhianatan terhadap sumpah jabatan,” tegas Fajar, Jenderal Lapangan Forum Mahasiswa Makassar, dalam orasinya.
Senada dengan itu, Dirga, Jenderal Lapangan dari Barisan Aktivis Kerakyatan Mahasiswa Sul-Sel, menegaskan bahwa Kadis Disperindag Kota Makassar seharusnya segera diganti.
“Kadis Disperindag terbukti gagal menuntaskan pelanggaran pergudangan di tengah kota. Bukannya bekerja, malah sibuk dengan kegiatan tak jelas di waktu rakyat membutuhkan solusi. Kami menuntut wali kota segera mengambil langkah tegas!” ujar Dirga dengan nada lantang.
Aliansi Mahasiswa Pemerhati Hukum Sul-Sel menegaskan bahwa aksi ini baru awal dari gelombang perlawanan yang lebih besar. Mereka berkomitmen akan kembali turun dengan massa yang lebih besar dan tuntutan yang lebih keras apabila pemerintah kota terus menutup mata terhadap praktik-praktik yang mencederai etika pelayanan publik.
“Ini bukan sekadar soal gudang. Ini soal tanggung jawab, integritas, dan moral pejabat publik. Jika tidak ada perubahan, kami pastikan pergerakan ini akan semakin besar,” tutup Fajar di tengah pekik solidaritas massa aksi.