Maros Moncongloe, Intelijennews.com Kemacetan lalu lintas di Jalan Poros Moncoloe, tepatnya di depan Kantor Desa Moncoloe, semakin memprihatinkan. Kerusakan badan jalan yang disertai saluran (solokan) di sisi jalan yang tidak berfungsi optimal menjadi pemicu utama kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk. Kondisi ini menuai kekecewaan luas dari masyarakat setempat dan para pengguna jalan.
Pantauan di lapangan menunjukkan, permukaan jalan yang rusak dan tergenang air saat hujan memaksa pengendara memperlambat laju kendaraan. Akibatnya, antrean panjang kerap tak terhindarkan, bahkan menimbulkan risiko kecelakaan. Ironisnya, kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama tanpa adanya perbaikan yang signifikan dari instansi terkait.
Sejumlah warga menyampaikan kekecewaan mereka karena merasa tidak mendapatkan timbal balik yang sepadan dari kewajiban pajak yang selama ini mereka penuhi. Menurut warga, target pembayaran pajak terus ditekankan kepada masyarakat, namun hasilnya belum dirasakan secara nyata dalam bentuk perbaikan infrastruktur dasar, khususnya jalan dan drainase.
“Setiap tahun kami ditagih pajak dengan target penuh, tapi jalan di depan kantor desa sendiri rusak dan macet. Kalau hujan, air meluap karena solokan tidak berfungsi. Kami sebagai warga sangat kecewa,” ungkap salah seorang warga dengan nada kesal.
Masyarakat menilai, jalan poros tersebut memiliki peran vital sebagai akses utama aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik. Namun, minimnya perhatian terhadap perbaikan jalan dan saluran air dinilai mencerminkan lemahnya perencanaan serta pengawasan dari pihak berwenang.
Warga dan pengguna jalan berharap pemerintah daerah bersama instansi teknis terkait segera turun tangan melakukan perbaikan menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam. Mereka juga mendesak adanya transparansi penggunaan dana pajak agar masyarakat dapat mengetahui secara jelas ke mana kontribusi mereka dialokasikan.
“Kami tidak menolak pajak, tapi kami ingin keadilan. Pajak dibayar, pelayanan publik juga harus dirasakan,” tegas warga lainnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai rencana penanganan kerusakan jalan dan solokan di Poros Moncoloe. Masyarakat berharap sorotan publik ini menjadi perhatian serius agar permasalahan yang telah lama dikeluhkan segera mendapat solusi nyata.
M Yusuf