
Intelijen News.Com, Pangkep – Dengan mengusung tema “Jangan Berhenti Belajar, Terus Tebar Kebaikan dengan Iman dan Akhlak”, Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin Nahdlatul Wathan Malaka menggelar acara tasyakuran penamatan santri angkatan III periode 2023–2026.
Sebanyak 35 santri dinyatakan tamat setelah menyelesaikan pendidikan dan pembinaan selama tiga tahun di pondok pesantren tersebut.
Pimpinan pondok pesantren, Syaikh zainuddin Nahdlatul Wathan malaka uztazd Husaini Qh. SHi dalam sambutannya menyampaikan nasihat perpisahan kepada para santri agar tetap menjaga jiwa santri di mana pun melanjutkan pendidikan nantinya.
“Teruslah menjaga jiwa santri di mana pun kalian melanjutkan studi. Terima kasih kepada para orang tua dan wali santri yang telah mempercayakan kepada kami untuk mendidik dan membina anak-anak di Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin NW Malaka,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para santri yang telah berjuang menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun. Menurutnya, menjalani kehidupan di pondok pesantren bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilalui.
Sementara itu, Kepala Madrasah Tsanawiyah ibu listiati indartuti menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada para santri yang telah menjalani proses belajar dengan sungguh-sungguh.
Turut hadir memberikan sambutan, Abdul kadir selaku Bhabinkamtibmas Desa Malaka. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya melanjutkan pendidikan di pondok pesantren.
Menurutnya, pergaulan remaja di zaman sekarang sangat memerlukan pengawasan dan pendidikan agama yang kuat, mengingat pelaku kriminal saat ini banyak didominasi oleh kalangan remaja.
Pada kesempatan tersebut, uztazd Lalu Muliadi Spdi Mpd. selaku Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Pangkep turut menyampaikan tausiyah. Ia mengatakan bahwa anak merupakan anugerah sekaligus titipan yang akan menjadi amal jariah bagi orang tua.
“Anak adalah anugerah dan titipan amal jariah yang akan menolong orang tuanya ketika mereka telah wafat,” tuturnya.
Acara tasyakuran berlangsung dengan penuh khidmat, haru, dan kebanggaan dari para orang tua, guru, serta seluruh santri yang hadir.
Tim Redaksi imam