Pemuda di Polman Jadi Korban Begal Saat Hendak Beli Nasi Kuning,Alami Luka Sabetan Parang

 

IntelijenNews.Com,Polewali Mandar, – Aksi kriminal jalanan kembali terjadi di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat.

Seorang remaja pria berinisial MP (20) menjadi korban pembegalan saat hendak membeli nasi kuning pada Rabu (27/5/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Wonomulyo.

Korban diduga diserang oleh sekelompok pelaku saat melintas di lokasi kejadian.

Dalam aksi itu, pelaku disebut menggunakan senjata tajam jenis parang hingga mengakibatkan korban mengalami luka terbuka di bagian pinggang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sempat berusaha menyelamatkan diri setelah diserang.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan dan membawa korban untuk mendapatkan penanganan medis.

Kapolsek Urban Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna membenarkan adanya peristiwa pembegalan tersebut.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku.

“Identitas terduga pelaku masih dalam lidik.

Berdasarkan keterangan saksi, terduga pelaku berjumlah tiga orang,” ujar AKP Sandy Indrajatiwiguna dalam keterangannya, Rabu (27/5/2026).

Menurut polisi, sejumlah saksi telah dimintai keterangan guna membantu proses penyelidikan.

Aparat juga melakukan penelusuran di sekitar lokasi kejadian untuk mencari petunjuk yang dapat mengarah pada identitas pelaku.

Selain itu, polisi turut meningkatkan patroli malam di sejumlah titik rawan kriminalitas di wilayah hukum Polsek Urban Wonomulyo.

Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya aksi kejahatan serupa.

Kasus pembegalan ini kembali menjadi perhatian warga Polman.

Masyarakat berharap para pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat beraktivitas pada malam hingga dini hari, serta segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Tim Redaksi Rahmat Jafar

Tinggalkan Balasan