Mapilli Jadi Titik Hitam Peredaran Sabu, Polisi Bertindak

Mapilli Jadi Titik Hitam Peredaran Sabu, Polisi Bertindak

POLEWALI-MANDAR, Intelijennews.com., – Dusun Kappung Toa, Desa Bonra, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, kini menjadi sorotan tajam aparat penegak hukum. Wilayah yang sebelumnya dikenal tenang itu mendadak menjadi titik hitam peredaran sabu setelah Ditresnarkoba Polda Sulbar mengungkap aktivitas pengedaran narkotika di sana.

 

Dalam operasi yang digelar pada Rabu (14/5/2025), tim Subdit I Direktorat Reserse Narkoba berhasil menangkap seorang pengedar berinisial HS (37). Penangkapan dilakukan di rumah pelaku setelah dilakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas mencurigakan di kawasan tersebut.

 

Dari lokasi penggerebekan, polisi menyita sembilan sachet klip merah berisi kristal bening yang diduga sabu, sembilan potongan isolasi hitam, satu sachet klip besar kosong, satu plastik hitam, serta satu unit handphone merk OPPO berwarna biru yang diduga digunakan untuk transaksi.

 

Saat diinterogasi, HS mengaku memperoleh sabu dari seorang bandar berinisial YS yang diketahui berdomisili di Batupanga, Kecamatan Luyo, Polewali Mandar. YS kini berstatus buronan dan sedang dalam pengejaran aparat kepolisian.

 

Direktur Reserse Narkoba Polda Sulbar, Kombes Pol Dr. Christian Rony Putra, menegaskan bahwa Mapilli telah menjadi titik rawan yang harus diawasi secara khusus. “Kami tidak akan membiarkan wilayah ini menjadi sarang peredaran narkoba. Penindakan akan terus kami lakukan secara menyeluruh, hingga ke akar-akarnya,” ujarnya.

 

Ia juga menambahkan bahwa kasus ini bukan hanya soal penangkapan, tetapi bagian dari upaya membongkar jaringan narkoba yang menyusup hingga ke wilayah desa. “Kami ingin menghentikan bukan hanya pelaku, tapi juga sistem distribusinya,” tegas Kombes Rony.

 

Polda Sulbar kini memperluas penyelidikan dan meminta partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi. Menurutnya, keterlibatan publik sangat penting untuk mencegah generasi muda menjadi korban penyalahgunaan narkoba.

 

Pengungkapan kasus ini menjadi alarm keras bagi seluruh wilayah di Sulawesi Barat. Mapilli kini tak hanya jadi lokasi penggerebekan, tetapi juga simbol perjuangan aparat dalam memberantas narkoba dari akar rumput.

(Humas Polda Sulbar/Ans).

Tinggalkan Balasan