Pemda Bone Akan Menaikkan Pajak PBB,Arul : Pemda Bone Sudah Tidak Pro Dengan Rakyatnya

Pemda Bone Akan Menaikkan Pajak PBB,Arul : Pemda Bone Sudah Tidak Pro Dengan Rakyatnya

INTELIJENNEWS.COM, BONE – Sejumlah Mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan,mengadakan rapat internal terkait kebijakan pemerintah daerah Kabupaten Bone yang akan menaikkan pajak PBB-P2.

Menurut Andi Syahrul Aksa atau akrab dipanggil Arul, pemerintah hanya berkelit bahwa kenaikan itu sesuai aturan perundangan-undangan,ia adalah Mahasiswa FIKK UNM YANG BERASAL DARI BONE, Sabtu, (16 Agustus 2025) di Makassar,

Baca juga : Pelayanan RS Bahagia Tidak Maksimal,Pasien Kelaparan Gegara Tidak Kebagian Makanan

“Pemerintah daerah berdalih kenaikan ini adalah bagian dari penyesuaian aturan berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD)” ucap Mahasiswa FIKK UNM yang berasal dari bone itu, pada Sabtu, (16 Agustus 2025) di Makassar.

Setiap kebjijakan/Regulasi pasti ada konsekuensi dan dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Bone memperlihatkan kepada Masyarakat Kabupaten Bone dengan menaikkan PBB-P2 sebesar 300% itu menandakan Pemda Bone sudah tidak pro dengan rakyatnya.

Untuk memutuskan kenaikan pajak seperti ini alangkah baiknya jika disosialisasikan terlebih dahulu kepada masyarakat, apakah menguntungkan atau malah membuat masyarakat dirugikan, dan jelas dengan menaikkan sebuah PAJAK itu sangat berdampak bagi masyarakat itu sendiri demi kepentingan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Kebijakan itu tanpa mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat, terutama ditengah perlambatan transfer dana dari pemerintah pusat dan stagnasi retribusi.

Kenaikan drastis ini berpotensi menimbulkan TAX SHOCK yang memukul daya beli masyarakat, khususnya kelompok rentan dan kelas menengah kebawah.

Dampak lainnya termasuk resistensi publik seperti protes dan tunggakan pembayaran yang bisa berujung pada gugatan Hukum dalam jangka menengah, kebijakan ini juga beresiko melemahkan iklim investasi properti dan sektor konstruksi.

“Maka dari itu Ini adalah momentum untuk memperlihatkan eksistensi dari Seluruh Mahasiswa Kabupaten Bone dan Semua elemen Masyarakat untuk Bersatu Menolak kenaikan Pajak”Tegas Dikatakan oleh Andi Syahrul Aksa,Mahasiswa FIKK UNM Yang Berasal Dari Bone.

Pahlevi

Tinggalkan Balasan