ACEH BARAT : Pemerintah Kabupaten Aceh Barat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat koordinasi membahas isu strategis terkait aktivitas pertambangan dan pengendalian harga bahan pokok menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Rapat berlangsung di Ruang Cut Nyak Dhien Setdakab dan dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM.
Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati, Ketua DPRK, Dandim 0105/Abar, Sekda, kepala SKPK, serta unsur Forkopimda lainnya. Salah satu fokus utama adalah aktivitas pertambangan emas yang belakangan menjadi sorotan publik.
Seluruh perusahaan tambang yang beroperasi di Aceh Barat wajib tunduk pada regulasi. Tidak boleh ada pelanggaran. Penertiban akan dilakukan jika ditemukan indikasi pelanggaran,” tegas Bupati Tarmizi.
Selain itu, Forkopimda juga membahas potensi lonjakan harga pangan menjelang musim maulid. Peningkatan permintaan bahan pokok dinilai berisiko mendorong inflasi dan memberatkan masyarakat.
Sebagai langkah konkret, Pemkab Aceh Barat akan menggelar pasar tani dan pasar pangan murah di Kecamatan Johan Pahlawan mulai September hingga November 2025.
Pasar tani akan melibatkan petani lokal secara langsung. Komoditas seperti cabai dan bawang yang mengalami kenaikan harga akan disubsidi melalui Dinas Pangan. Termasuk kebutuhan lain seperti LPG,” jelas Tarmizi.
Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga dan meringankan beban masyarakat selama peringatan Maulid Nabi.
Tim Intelijennews.