Kunjungan Delegasi Trengganu Malaysia ke Aceh Barat: Langkah Strategis Perkuat Pariwisata dan Pendidikan.

Kunjungan Delegasi Trengganu Malaysia ke Aceh Barat: Langkah Strategis Perkuat Pariwisata dan Pendidikan.

ACEH BARAT : Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh, Abrar Zym, S.Ag., M.H., bersama rombongan, melakukan audiensi resmi dengan Bupati Aceh Barat pada Kamis (04/09) di ruang kerja Bupati. Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda penting terkait kunjungan delegasi dari Trengganu, Malaysia, yang akan berlangsung di Aceh Barat.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih 30 menit, Abrar Zym menyampaikan laporan rinci mengenai kedatangan 31 peserta dari Malaysia. Rombongan tersebut dijadwalkan mengunjungi berbagai destinasi wisata unggulan di Aceh Barat, antara lain Kupiah Teuku Umar, Makam Teuku Umar, Kupi Khop, Makam Tsunami, Masjid Suak Indrapuri, Universitas Teuku Umar, serta beberapa madrasah seperti MTs HBS, MTs Al Azhar, dan MAN Meulaboh.

Selama empat hari berada di Aceh Barat, kelompok pemerhati pariwisata dari Malaysia akan menginap di Parkside Hotel, sementara para pelajar akan menetap di Komplek Ruhul Qurani Meulaboh. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pertukaran pelajar Islam (Islamic Student Exchange), yang untuk pertama kalinya dilaksanakan di Aceh, setelah sebelumnya dijalankan di beberapa daerah lain di Indonesia.

Bupati Aceh Barat dalam arahannya menekankan pentingnya membangun citra positif terhadap tamu asing. Ia berharap kunjungan ini dapat memberikan kesan mendalam dan memperkuat posisi Aceh Barat sebagai destinasi wisata internasional yang unggul dan berkarakter.

Sementara itu, Aduwina Pakeh, Dosen Universitas Teuku Umar sekaligus mitra penghubung antara Aceh dan Malaysia, menyampaikan bahwa pihaknya telah merancang tiga agenda strategis bersama Pemerintah Trengganu. “Selain program Islamic Student Exchange pada pertengahan September, sebanyak 12 pelajar Aceh Barat akan mengikuti Olimpiade tingkat ASEAN di Terengganu pada akhir bulan. Kemudian, pada pertengahan Oktober 2025, Aceh Barat kembali akan menerima kunjungan dari Malaysia dalam rangka seminar internasional bertema Wisata Syariah,” ujar Aduwina.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Kasubbag TU Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh, Khairul Azhar; Kasi Pendidikan Madrasah, Suhadi; Kepala MAN 1 Aceh Barat, Faisal; serta Kepala MTs HBS, Suandi.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan bilateral antara Aceh Barat dan Trengganu, serta membuka peluang lebih luas dalam sektor pendidikan, budaya, dan pariwisata syariah.

Tim Intelijennews.

Tinggalkan Balasan