DINAS PUPR ACEH BARAT GELAR SOSIALISASI DAN PELATIHAN PENGELOLAAN SAMPAH MENUJU ADIPURA.

DINAS PUPR ACEH BARAT GELAR SOSIALISASI DAN PELATIHAN PENGELOLAAN SAMPAH MENUJU ADIPURA.

INTELIJENNEWS, ACEH BARAT — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Barat terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan lingkungan bersih dan berkelanjutan melalui serangkaian kegiatan sosialisasi dan pelatihan pengelolaan sampah. Bertempat di Aula Dinas PUPR, kegiatan ini menjadi bagian integral dari persiapan Kabupaten Aceh Barat menuju penghargaan Adipura tahun 2025–2026.

Kegiatan sosialisasi pemilahan sampah yang digelar pada Jumat (19/9) dibuka langsung oleh Sekretaris Dinas PUPR Aceh Barat, Fadly Octora, ST. Dalam sambutannya, Fadly menegaskan bahwa pemilahan sampah sejak dari rumah tangga merupakan langkah awal yang krusial dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Menuju Adipura bukan sekadar mengejar prestasi, tapi bukti nyata kepedulian kita bersama terhadap kelestarian lingkungan,” ujar Fadly.

Sosialisasi ini diikuti oleh perwakilan kecamatan, gampong, komunitas peduli lingkungan, serta unsur pendidikan. Para peserta mendapatkan pemahaman mendalam mengenai pemilahan sampah organik, anorganik, dan bahan berbahaya beracun (B3), serta strategi pengelolaan sampah yang bernilai ekonomis.

Dinas PUPR juga menggelar pelatihan kepada 22 calon pengurus Bank Sampah Gampong sebagai bagian dari penguatan kelembagaan pengelolaan sampah berbasis komunitas. Pelatihan ini dirancang dalam tiga tahap: Jumat (19/9), Senin (22/9), dan Kamis (25/9), dengan harapan para peserta dapat menjadi ujung tombak dalam mendukung program kebersihan dan pengelolaan lingkungan di tingkat desa.

“Kami berharap para pengurus bank sampah gampong dapat berkontribusi nyata dalam pencapaian target Adipura sebagaimana visi Bupati Tarmizi dan Wakil Bupati Said Fadheil,” tambah Fadly.

Sebagai bagian dari strategi kolaboratif, Dinas PUPR Aceh Barat bersama Satuan Tugas (Satgas) Adipura dan Bank Sampah Unit (BSU) Dolah Recycle juga melaksanakan pelatihan awal kepada 36 calon Satgas Adipura dari 12 desa di Kecamatan Johan Pahlawan dan Meureubo. Pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan sistem pengelolaan sampah dan bank sampah yang terintegrasi.

Tahapan selanjutnya akan dilaksanakan melalui kegiatan “Ngopi Bareng Sampah” pada Selasa (23/9), dan ditutup dengan “Kemah Adipura” pada 27–28 September 2025 di Gampong Kuta Padang, sebagai seleksi akhir bagi calon Satgas yang dinyatakan lulus.

Direktur BSU Dolah Recycle, Deriansyah, ST, hadir sebagai narasumber utama dalam pelatihan tersebut. Ia memaparkan pentingnya membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan berbasis partisipasi masyarakat.

“Melalui pelatihan ini, kita membekali calon Satgas Adipura dengan ilmu dan semangat untuk menjadi motor penggerak perubahan di desa masing-masing,” ujar Deriansyah.

Dinas PUPR Aceh Barat menegaskan bahwa penghargaan Adipura bukanlah tujuan akhir, melainkan bagian dari gerakan kolektif untuk membangun budaya peduli lingkungan. Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha, Meulaboh diharapkan dapat menjadi kota yang bersih, indah, dan nyaman untuk ditinggali.

Tim Intelijennews.

Tinggalkan Balasan