Makassar,Intelijennews.com – Sebagai wujud nyata komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, jajaran Polsek Makassar terus meningkatkan kegiatan patroli malam hari. Pada Sabtu (20/09/2025) dini hari, sekitar pukul 01.00 – 04.30 WITA, Unit Opsnal Polsek Makassar dipimpin langsung oleh KANIT Reskrim IPTU Syuryadi Syamal, S.Psi, bersama Panit I IPDA Syawaluddin T. Arsyad serta Panit III IPDA Risman, SE, melaksanakan patroli pembinaan terhadap kelompok pemuda di sejumlah titik rawan.

Patroli dilakukan menyasar lokasi yang dianggap rawan terjadi tindak kriminal maupun perang kelompok, di antaranya:
- Jl. Mesjid Babul Jannah, Kota Makassar
- Jl. Urip Sumoharjo, Kota Makassar
- Jl. Maccini Pasar Malam, Kota Makassar
- Jl. Maccini Parang, Kota Makassar
- Jl. Balana, Kota Makassar
Adapun sasaran utama patroli ini meliputi:
- Lokasi rawan perang kelompok
- Area rawan gangguan kamtibmas dan tindak kriminal 3C (curat, curas, curanmor)
- Titik rawan terjadinya aksi kriminalitas jalanan
Dalam giat tersebut, petugas melakukan monitoring wilayah serta menyambangi para pemuda yang masih berkumpul larut malam. Dengan pendekatan persuasif, petugas memberikan imbauan humanis agar mereka membubarkan diri dan tidak terjebak pada potensi tindakan yang merugikan diri sendiri maupun masyarakat.
Kapolsek Makassar menegaskan bahwa patroli malam hari ini merupakan bentuk kehadiran nyata Polri di tengah masyarakat, sekaligus komitmen untuk mencegah aksi kriminalitas yang kerap meresahkan warga. Kegiatan ini juga sejalan dengan arahan pimpinan Polri untuk menjaga stabilitas keamanan dan menciptakan situasi kondusif di wilayah hukum Polrestabes Makassar.
“Patroli ini bukan sekadar rutinitas, tetapi sebuah langkah preventif untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami hadir agar warga bisa beraktivitas tanpa rasa takut,” ujar IPTU Syuryadi Syamal di sela kegiatan.
Kehadiran Polri dalam patroli malam tersebut mendapat apresiasi dari warga setempat. Mereka merasa tenang dengan adanya pengawasan langsung dari aparat, terlebih di lokasi-lokasi yang sering menjadi titik rawan aksi kriminal dan perang kelompok.
Penulis : Rahmat SE , tim investigasi Intelijennwes