INTELIJENNEWS, ACEH BARAT — Dalam rangka memperkuat sinergitas TNI dan Polri serta meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban sosial, Kodim 0105/Aceh Barat menyelenggarakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) Pencegahan Konflik Sosial di wilayah jajarannya.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (15/10) tersebut dibuka oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0105/Aceh Barat, mewakili Komandan Kodim Letkol S. Maljuna Kembaren, SE, M.IP. Dalam amanat tertulis Dandim yang dibacakan Kasdim, ditegaskan bahwa forum diskusi ini merupakan wadah strategis untuk mengimplementasikan nilai-nilai kebersamaan dan memperkuat pedoman hidup bermasyarakat, khususnya dalam mencegah potensi konflik yang dapat mengganggu keharmonisan sosial.
Turut hadir dalam kegiatan ini berbagai unsur organisasi dan komponen masyarakat, di antaranya FKPPI, HIPAKAD, FORKAB, IKM, Menwa, serta mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU).
Kapolres Aceh Barat AKBP Yogi Hadisetiawan, S.I.K, M.I.K hadir sebagai narasumber utama, membawakan materi tentang Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 8 Tahun 2013 terkait teknis pencegahan konflik sosial. Dalam paparannya, Kapolres menjelaskan tahapan krusial dalam penanganan konflik, mulai dari identifikasi potensi, pencegahan, penghentian, hingga pemulihan pasca-konflik.
Sesi diskusi berlangsung aktif dan terbuka. Sejumlah peserta menyampaikan aspirasi langsung kepada Kapolres, termasuk keluhan terkait proses pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang dinilai menyulitkan pemohon resmi, sementara praktik percaloan masih marak. Perwakilan FKPPI juga menyoroti antrean panjang pembelian BBM subsidi di SPBU Meulaboh yang dinilai meresahkan masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres AKBP Yogi Hadisetiawan menegaskan komitmen Polres Aceh Barat dalam melakukan pengawasan dan penertiban. “Kami telah memasang spanduk himbauan di setiap SPBU agar tidak ada pihak yang menyalahgunakan BBM subsidi. Pengawasan terus kami lakukan agar distribusi tepat sasaran,” tegasnya.
Kegiatan Komsos ini menjadi bukti nyata komitmen TNI-Polri dalam membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan sosial di Aceh Barat melalui pendekatan dialogis dan solutif.
Tim Intelijennews.