MAKASSAR, INTELIJENNEWS.COM —
Dalam upaya membentuk generasi muda yang berkarakter, berempati, dan siap menjadi relawan kemanusiaan masa depan, SMP Negeri 6 Makassar menggelar Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklat) Kepalangmerahan Palang Merah Remaja (PMR) PMI 304.
Kegiatan resmi dibuka oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Makassar, Muhammad Ashar Kadir, pada Kamis, 16 Oktober 2025.
Pelatihan ini akan berlangsung di dua lokasi berbeda, yakni indoor di lingkungan sekolah SMP Negeri 6 Makassar, dan outdoor di Benteng Somba Opu pada 17–19 Oktober 2025.
Pelaksanaan ini menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan tanggung jawab sosial sejak dini kepada para pelajar.
Dalam sambutannya, Muhammad Ashar Kadir menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar pelatihan teknis, tetapi juga pembentukan karakter dan kepekaan sosial para peserta didik.
“Melalui pelatihan dasar kepalangmerahan ini, kami ingin membentuk siswa yang memiliki jiwa kemanusiaan, siap menjadi relawan PMI, dan mampu menerapkan keterampilan hidup sehat serta pertolongan pertama dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menegaskan, pendidikan seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun mental dan moral generasi muda agar memahami arti penting tolong-menolong dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
“Kami berharap, melalui kegiatan ini para siswa bisa lebih memahami makna hidup, memiliki empati tinggi, dan menjadi contoh dalam menebar nilai kemanusiaan di lingkungannya,” tutup Kepala Sekolah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam mendukung program Pendidikan Karakter dan Kemanusiaan Nasional, di mana sekolah tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan sikap sosial dan tanggung jawab moral.
Para peserta PMR 304 SMP Negeri 6 Makassar akan mendapatkan pembinaan langsung dari instruktur PMI Kota Makassar dan pembina sekolah. Materi meliputi dasar-dasar kepalangmerahan, pertolongan pertama, kebersihan diri, komunikasi empatik, hingga simulasi tanggap darurat bencana.
Kegiatan seperti ini diharapkan menjadi contoh positif bagi dunia pendidikan di Kota Makassar — bahwa pendidikan tidak hanya mencerdaskan otak, tetapi juga menumbuhkan hati nurani dan kemanusiaan.
Semangat kepalangmerahan yang dihidupkan di kalangan pelajar menjadi simbol harapan lahirnya generasi muda yang tangguh, peduli, dan siap mengabdi untuk masyarakat dan bangsa.
INTELIJENNEWS memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan mengajak seluruh pihak, baik sekolah, pemerintah, maupun masyarakat, untuk bersama-sama memberikan perhatian lebih terhadap pendidikan karakter dan nilai-nilai kemanusiaan di kalangan generasi muda.
🖊️ (Laporan: zhoeL
Redaksi ; Intelijennews.com
