Tim Pegasus Polres Jeneponto Berhasil Tangkap Pelaku Dugaan Begal Dua Nakes Puskesmas Embo

 

Intelijen News, Jeneponto – Kasus dugaan aksi begal yang menimpa dua tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Embo di Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian.

Setelah melakukan penyelidikan intensif, Tim Pegasus Resmob Satreskrim Polres Jeneponto berhasil menangkap terduga pelaku yang menyebabkan kedua korban mengalami luka serius.

Pelaku diketahui bernama Rifai (26), warga Dusun Embo, Desa Turatea, Kecamatan Tamalatea, Jeneponto.

Ia berhasil diamankan saat bersembunyi di Punaga, Desa Punaga, Kecamatan Marbo, Kabupaten Takalar, pada Rabu malam(6/5/ 2026).

Penangkapan tersebut dilakukan oleh Tim Pegasus yang dipimpin aiptu Abd Rasyad setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan mendalam, mengumpulkan keterangan saksi, serta menelusuri keberadaan pelaku usai kejadian yang sempat menghebohkan masyarakat Jeneponto.

Peristiwa yang dialami kedua tenaga kesehatan tersebut sebelumnya menyita perhatian publik lantaran para korban diketahui sedang menjalankan aktivitas sebagai nakes sebelum mengalami aksi kekerasan di wilayah Tamalatea.

Dalam kejadian itu, kedua korban mengalami luka cukup parah, di antaranya patah kaki serta luka robek pada bagian dagu hingga harus mendapatkan penanganan medis secara intensif.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, aparat kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan dari korban dan masyarakat.

Tim Pegasus kemudian melakukan pelacakan terhadap pelaku yang diduga melarikan diri keluar wilayah Jeneponto untuk menghindari pengejaran petugas.

Berkat kerja cepat dan koordinasi yang baik, polisi akhirnya berhasil mengetahui lokasi persembunyian pelaku di wilayah Kabupaten Takalar. Saat dilakukan penangkapan, pelaku tidak berkutik ketika anggota kepolisian mengepung lokasi persembunyiannya.

Pihak Polres Jeneponto menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, termasuk para tenaga kesehatan yang bertugas memberikan pelayanan kepada warga.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolres Jeneponto guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Penyidik juga masih terus mendalami motif serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus dugaan begal tersebut.

Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada saat beraktivitas, terutama pada malam hari, serta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan tindakan mencurigakan atau tindak kriminal di lingkungan sekitar.

Tim RedaksiĀ  Rahmat Jafar

Tinggalkan Balasan