Polda Kaltim Bongkar Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi dalam Jaringan Narkoba, Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diperiksa

 

Intelijen News.Com, Kutai Barat — Dugaan keterlibatan oknum aparat dalam jaringan peredaran narkoba kembali mencuat di Kalimantan Timur.

Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Kaltim kini tengah memeriksa mantan Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Kutai Barat, AKP Deky Jonathan Sasiang, terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dan keterkaitan dengan jaringan bandar narkoba.

Kasus ini bermula dari penangkapan empat bandar narkoba di wilayah Melak, Kutai Barat.

Dari hasil pengembangan penyelidikan, aparat menemukan dugaan adanya komunikasi intens antara para tersangka dengan sejumlah anggota kepolisian yang masih aktif maupun yang pernah bertugas di Polres Kutai Barat.

Tak hanya itu, dari pemeriksaan perangkat elektronik milik tersangka berinisial IS, penyidik menemukan catatan transaksi pengiriman dana kepada sejumlah oknum polisi.

Nilai transaksi disebut bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah dalam sekali transfer.

Fakta tersebut membuat Propam Polda Kaltim bergerak cepat melakukan pemeriksaan internal guna mengungkap kemungkinan adanya keterlibatan aparat dalam melindungi atau membekingi peredaran narkoba di wilayah tersebut.

Langkah tegas Polda Kaltim ini mendapat perhatian publik, mengingat kasus narkoba yang melibatkan oknum penegak hukum dinilai dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Banyak pihak berharap pemeriksaan dilakukan secara transparan dan tanpa pandang bulu.

“Jika terbukti terlibat, siapapun oknumnya harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar salah satu warga Kutai Barat yang mengikuti perkembangan kasus tersebut.

Polda Kaltim menegaskan komitmennya untuk membersihkan institusi dari oknum yang mencoreng nama baik kepolisian serta memastikan pemberantasan narkoba dilakukan secara serius dan menyeluruh.

Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan