Sakit Hati Ibunya Dilecehkan, Remaja di Wajo Tewas Ditebas Teman Sendiri di Kebun Durian

 

Intelijen News.Com, Wajo-Kasus pembunuhan tragis menggemparkan warga Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Seorang remaja asal Kabupaten Luwu berinisial MAA (18) ditemukan tewas mengenaskan di area kebun durian, Jalan Sepakat, Desa Batu, Kecamatan Pitumpanua.

Korban diduga menjadi korban pembunuhan oleh temannya sendiri berinisial A (17), yang nekat menghabisi nyawa korban karena sakit hati terhadap ucapan korban yang dianggap menghina keluarganya.

Kasat Reskrim Polres Wajo IPTU Fahrul mengungkapkan, pelaku mengaku emosi setelah korban berulang kali meminta ibu kandung pelaku untuk bercerai dengan ayah tirinya.

“Pelaku mengaku sakit hati karena korban sering mengatakan kepada pelaku agar ibunya bercerai dengan ayah tirinya.

Korban juga sempat berkata akan menikahi ibu pelaku,” ujar IPTU Fahrul, Kamis (21/5/2026).

Menurut polisi, ucapan korban tersebut memicu dendam dan emosi pelaku hingga akhirnya berujung maut.

Pelaku diduga melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam hingga korban mengalami luka fatal.

Peristiwa ini pertama kali terungkap setelah warga menemukan sesosok mayat pria dalam kondisi membusuk di kebun durian pada Kamis (14/5/2026) sekitar pukul 15.30 Wita.

Warga yang curiga dengan bau menyengat langsung mendatangi lokasi dan mendapati korban sudah tidak bernyawa.

Penemuan itu sontak membuat geger masyarakat sekitar.

“Pihak kepolisian datang melakukan olah TKP dan korban dibawa ke RSUD Siwa untuk penanganan lebih lanjut,” lanjut Fahrul.

Tim Reskrim Polres Wajo kemudian melakukan penyelidikan intensif hingga akhirnya berhasil mengungkap identitas pelaku.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui seluruh perbuatannya.

Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Wajo untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polisi juga masih mendalami kronologi lengkap serta motif lain yang kemungkinan berkaitan dengan kasus tersebut.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa persoalan emosi dan konflik pribadi yang tidak dikendalikan dapat berujung pada tindakan kriminal yang merenggut nyawa.

Tim Redaksi Rahmat Jafar

Tinggalkan Balasan