Aceh Barat Dorong 2.858 Tenaga Honorer Jadi PPPK Paruh Waktu: Bukti Nyata Pengabdian Diakui.

Aceh Barat Dorong 2.858 Tenaga Honorer Jadi PPPK Paruh Waktu: Bukti Nyata Pengabdian Diakui.

ACEH BARAT : Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengusulkan sebanyak 2.858 tenaga honorer dan tenaga harian lepas (THL) untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, menyebutkan bahwa usulan ini merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan atas dedikasi ribuan tenaga non-ASN yang telah lama mengabdi di berbagai instansi pemerintah daerah.
Usulan ini merupakan kado terindah dari Pemerintah Kabupaten Aceh Barat kepada para tenaga honorer dan THL,” ujar Bupati Tarmizi.

Rincian Usulan PPPK Paruh Waktu:
– Prioritas (R2, R3, R3b, R3T): 1.895 orang
– Tenaga Guru: 837 orang
– Tenaga Kesehatan: 145 orang
– Tenaga Teknis: 913 orang
– Non-Prioritas (R4): 963 orang
– Tenaga Guru: 48 orang
– Tenaga Kesehatan: 659 orang
– Tenaga Teknis: 256 orang

Pengangkatan PPPK Paruh Waktu ini merujuk pada Keputusan MenPAN-RB Nomor 16 Tahun 2025, yang mengatur bahwa PPPK Paruh Waktu merupakan bagian dari ASN yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja dengan durasi kerja lebih singkat, yaitu 4 jam per hari, dan menerima upah sesuai ketersediaan anggaran instansi. Hal ini berbeda dengan PPPK Penuh Waktu yang bekerja selama 8 jam per hari dan menerima gaji setara PNS.

Kepala BKPSDM Kabupaten Aceh Barat, Hasmi Zuandi, menambahkan bahwa seluruh tenaga yang diusulkan telah memiliki masa kerja minimal dua tahun dan telah mengikuti seleksi tahap pertama dan kedua.
Kami sedang menyiapkan seluruh dokumen dan bahan usulan agar proses pengangkatan dapat berjalan sesuai ketentuan,” jelas Hasmi.

Sebagai bagian dari proses pengangkatan, seluruh tenaga honorer dan THL yang diusulkan akan menandatangani pakta integritas, sebagai komitmen untuk menjalankan tugas pelayanan publik secara profesional dan bertanggung jawab.

Tim Intelijennews.

Tinggalkan Balasan