Maluku. Intelijennews.com – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Maluku di Kabupaten Kepulauan Tanimbar disorot karena anggaran Rp26 miliar dan pembayaran proyek baru sekitar 20 persen, Senin,27/04/2026
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar mengalokasikan sekitar Rp26 miliar dari APBD untuk mendukung kegiatan MTQ tersebut. Selain itu, kegiatan ini juga mendapat dukungan anggaran dari pemerintah pusat dan provinsi melalui program infrastruktur dengan nilai sekitar Rp13 miliar.
MTQ tingkat Provinsi Maluku di Kabupaten Kepulauan Tanimbar telah selesai dilaksanakan dengan melibatkan peserta dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Maluku. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Namun, setelah kegiatan berakhir, muncul sorotan terhadap pengelolaan anggaran serta realisasi pembayaran proyek yang dinilai belum sepenuhnya tuntas. Hingga kini, rincian penggunaan anggaran Rp26 miliar tersebut belum dipublikasikan secara terbuka kepada masyarakat.
Berdasarkan data lapangan saat pelaksanaan kegiatan, progres pembangunan sejumlah fasilitas utama belum sepenuhnya rampung. Pekerjaan tribun utama dilaporkan mencapai sekitar 65 persen, sementara pembangunan panggung utama berada di kisaran 75 persen.
Selain itu, mekanisme pembayaran proyek juga menjadi perhatian. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa pembayaran kepada kontraktor baru terealisasi sekitar 20 persen, meskipun progres pekerjaan di lapangan telah mencapai sekitar 70 persen saat kegiatan berlangsung.
Seorang sumber yang mengetahui proses pekerjaan tersebut, namun meminta identitasnya tidak dipublikasikan, menyampaikan bahwa hingga kegiatan selesai, pembayaran belum dilakukan secara keseluruhan.
“Pekerjaan sudah sekitar 70 persen saat itu, tetapi pembayaran baru 20 persen. Hingga kegiatan selesai, sisa pembayaran belum direalisasikan secara keseluruhan,” ujar sumber tersebut.
Menurutnya, kondisi tersebut berdampak pada pelaksanaan pekerjaan di lapangan, terutama dalam memenuhi kebutuhan operasional selama proses pembangunan berlangsung.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar sebelumnya menyatakan kesiapan dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Maluku, termasuk memastikan seluruh tahapan kegiatan berjalan sesuai rencana.
Di sisi lain, sejumlah pihak mendorong agar pengelolaan anggaran kegiatan tersebut mendapat perhatian aparat penegak hukum, mengingat besarnya nilai anggaran yang bersumber dari APBD serta dukungan dana dari pemerintah pusat dan provinsi.
“Hingga saat ini, dengan nilai anggaran yang cukup besar dan kondisi seperti itu, perlu ada perhatian terhadap pelaksanaannya,” kata sumber yang mengikuti perkembangan MTQ tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait rincian penggunaan anggaran Rp26 miliar, alokasi dana sekitar Rp13 miliar, serta penjelasan mengenai pembayaran proyek yang baru mencapai sekitar 20 persen.
Sebagai informasi, MTQ merupakan kegiatan keagamaan tingkat provinsi yang melibatkan peserta dari berbagai daerah dan membutuhkan dukungan infrastruktur serta pembiayaan yang memadai. Pengelolaan anggaran dan pelaksanaan proyek menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran kegiatan tersebut.
JCS