INTELIJENNEWS, Jakarta, Agustus 2025 – Musyawarah Nasional (Munas) I Partai Ummat resmi mengukuhkan Aznur Syamsu, SE sebagai Ketua Umum baru periode 2025–2030. Sosok diplomat sekaligus pengusaha ini dikenal berkarakter tenang, bijak, dan piawai membangun komunikasi hangat dengan jajaran pengurus di semua tingkatan.
Kepemimpinannya yang terbuka terhadap kritik menjadi angin segar di tubuh partai. Aznur menegaskan Partai Ummat akan selalu menyikapi isu politik dengan kepala dingin, bahasa santun, dan solusi nyata, bukan sekadar menambah kegaduhan.
Setiap pernyataan publik harus membawa kesejukan, bukan memicu keributan. Partai Ummat hadir untuk memberi solusi, bukan masalah,” tegasnya.

Respons Isu Strategis Nasional
Menanggapi isu akses data pribadi WNI oleh negara sahabat yang memicu polemik, Aznur menyatakan keyakinannya bahwa Presiden Prabowo Subianto telah mempertimbangkan setiap kebijakan secara matang.
Tidak mungkin Presiden Prabowo, yang nasionalismenya tak diragukan, membuat kesepakatan yang merugikan rakyat,” ujarnya.
Soal isu hukum yang menyeret nama mantan Presiden Joko Widodo, Aznur justru mengapresiasi langkah beliau menyerahkan perkara ke jalur hukum. Ia menyatakan kepercayaan penuh pada profesionalisme aparat penegak hukum dan menegaskan Partai Ummat akan menghormati apapun keputusan hukum yang sah.
Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
Di bawah komandonya, Partai Ummat langsung menggeber konsolidasi. Seluruh pengurus dari pusat hingga daerah diperintahkan melakukan pendataan kepengurusan dan keanggotaan secara menyeluruh sebagai fondasi persiapan Pemilu 2029.
Aznur juga menekankan pentingnya menjaga soliditas internal, membangun komunikasi konstruktif dengan mitra pemerintahan, dan menanamkan semangat juang yang konsisten.
Dengan optimisme tinggi, Partai Ummat menatap Pemilu 2029 sebagai batu loncatan menuju Indonesia Emas 2045, mengusung misi kesejahteraan rakyat yang nyata dan terukur.
Penulis : M Yusuf