Bandar Narkoba Koko Erwin Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Malaysia, Diduga Menyetor Uang dan Narkoba ke Eks Kapolres Bima

Bandar Narkoba Koko Erwin Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Malaysia, Diduga Menyetor Uang dan Narkoba ke Eks Kapolres Bima

Intelijen news, Bareskrim Polri berhasil menangkap bandar narkoba Erwin bin Iskandar alias Koko Erwin yang diduga memiliki peran penting dalam jaringan sindikat peredaran narkoba. Ia ditangkap saat hendak melarikan diri ke Malaysia melalui jalur ilegal.

Penangkapan tersebut dikonfirmasi Direktur Tindak Pidana Narkoba brigjen Eko Hadi Santoso. Ia menyebut, penangkapan Koko Erwin merupakan hasil pengembangan dari kasus mantan Kasat Narkoba Polres Bima, AKP Malaungi, yang lebih dulu diamankan.

“Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan kasus, nama Erwin bin Iskandar alias Koko Erwin muncul sebagai sosok yang diduga memiliki peran sentral dalam jaringan sindikat narkoba,” ujar Brigjen Eko.

Koko Erwin juga diduga menjadi mentor sekaligus pemberi aliran dana dan narkotika kepada mantan Kapolres Bima Kota, Didik Putra Kuncoro. Dugaan tersebut kini masih terus didalami oleh penyidik untuk memastikan sejauh mana keterlibatan masing-masing pihak dalam jaringan tersebut.

Menurut penyidik, Koko Erwin terindikasi berperan sebagai pengendali distribusi sekaligus penyokong logistik dan pendanaan dalam jaringan narkoba lintas daerah. Upaya pelariannya ke Malaysia melalui jalur tidak resmi diduga untuk menghindari proses hukum yang tengah berjalan.

Sebelumnya, kasus ini mencuat setelah eks Kasat Narkoba Polres Bima, AKP Malaungi, ditangkap terkait dugaan keterlibatan dalam peredaran narkoba. Dari hasil pengembangan itulah, penyidik menemukan indikasi kuat keterlibatan Koko Erwin dalam jaringan yang sama.

Bareskrim Polri menegaskan akan menuntaskan kasus ini secara transparan dan profesional, termasuk menelusuri kemungkinan adanya aliran dana, barang bukti narkotika, serta pihak-pihak lain yang turut terlibat dalam sindikat tersebut.

Hingga saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap Koko Erwin guna mengungkap secara menyeluruh struktur dan pola kerja jaringan narkoba tersebut.

Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan