Blok Masela Masuk, Mercy Barends, Saatnya Tanimbar Bicara Keadilan

Blok Masela Masuk, Mercy Barends, Saatnya Tanimbar Bicara Keadilan

Maluku. Intelijennews.com – Selain sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara kepada mahasiswa serta sejumlah siswa siswi SMA, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Mercy Chriesty Barends juga menggandeng pemerintah daerah menggelar sosialisasi bagi tokoh masyarakat di Saumlaki, Kamis 7/5/2026.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, AMGPM, para pengusaha, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan. Acara bertempat di Aula Kantor Klasis Tanimbar Selatan.

Sosialisasi kedua ini mengangkat tema “Kehadiran Blok Masela Demi Terwujudnya Keadilan Sosial Bagi Masyarakat KKT ”

Kegiatan melibatkan narasumber dari pemerintah daerah, Asisten II Kabupaten Kepulauan Tanimbar Jedhitia Huwae, dan Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar dari PDI Perjuangan, Petrus Paulus Werembinan.

Dalam paparannya, Mercy Barends menegaskan keadilan sosial harus benar-benar dirasakan masyarakat Tanimbar dalam menghadapi Blok Masela. Ladang abadi Blok Masela harus memberikan kepastian dan posisi bagi masyarakat Tanimbar ke depan, ujarnya.

“Ini cara Tuhan nyata untuk Tanimbar lewat Blok Masela. Masyarakat harus kelola kesempatan ini dengan baik. Jangan sampai kita hanya jadi penonton di negeri sendiri, tegasnya.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Drs J Huwae. M.Si mengusulkan agar ada balai pelatihan khusus di Tanimbar.

“Kita perlu balai pelatihan untuk permudah generasi muda siapkan diri. Ini jadi tanggung jawab pemerintah daerah agar diperhatikan pusat, kata Huwae.

Ia mengakui tantangan terbesar saat ini adalah SDM, Masih banyak kendala, terutama kesiapan sumber daya manusia dalam menjemput Blok Masela. Hasil industri nanti harus bisa dipasarkan oleh masyarakat kita sendiri, ujarnya.

Anggota DPRD KKT Petrus Paulus Werembinan mengingatkan, Blok Masela selalu jadi pembahasan di mana-mana.

“Ini akan jadi berkat besar untuk Tanimbar. Tapi pertanyaannya, apakah kita mau jadi penonton di negeri sendiri ? tanya Werembinan.

Ia menekankan, hal utama adalah menyiapkan diri lewat SDM.

“Kalau tidak mau jadi penonton, siapkan SDM. Ini harus diperhatikan serius, bukan setengah-setengah,bebernya.

Mercy menambahkan, Empat Pilar yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika harus jadi pegangan masyarakat Tanimbar.

“Dengan Empat Pilar kita kawal Blok Masela. Biar investasi masuk, budaya tetap, rakyat sejahtera, tutup Mercy

 

JCS

 

Tinggalkan Balasan