INTELIJENNEWS, ACEH BARAT : Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, menghadiri acara Pelantikan dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) I Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Aceh Barat masa khidmat 2024–2029. Kegiatan ini berlangsung di Aula Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, Desa Gunong Kleng, Kecamatan Meureubo.
Dalam sambutannya, Bupati Tarmizi menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Ketua serta seluruh jajaran pengurus PCNU yang baru dilantik. Ia menegaskan keyakinannya terhadap kapasitas kepengurusan PCNU saat ini untuk bersinergi dengan pemerintah daerah.
Kami sangat senang dan yakin pengurus kali ini adalah orang-orang yang tepat. Saya percaya PCNU mampu berkolaborasi aktif dengan pemerintah daerah,” ujar Tarmizi.
Bupati juga mengajak PCNU untuk turut mendukung dan berperan aktif dalam menyukseskan program-program pemerintah daerah, khususnya yang menyentuh langsung kesejahteraan masyarakat.
Dalam pidatonya, Tarmizi menyoroti dua tantangan besar yang tengah dihadapi Aceh Barat: maraknya aliran sesat dan meningkatnya angka pengangguran yang berujung pada praktik judi online.
Jika pengangguran tidak ditangani secara serius, dampaknya sangat berbahaya. Banyak yang memilih bermain judi online sebagai pekerjaan utama,” ungkapnya.
Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan data, hampir 3.000 orang di Aceh kini terjerat praktik judi online, dengan kasus tertinggi berasal dari Aceh Barat.
Sebagai langkah konkret, Pemkab Aceh Barat bersama para ulama dayah, santri, dan PCNU akan menggelar sosialisasi masif mengenai bahaya aliran sesat, narkoba, dan judi online ke seluruh lapisan masyarakat.
Kami ingin mempersempit ruang gerak pengaruh negatif terhadap masyarakat. Ini adalah perjuangan bersama,” tegas Tarmizi.
Bupati berharap PCNU Kabupaten Aceh Barat dapat menjadi mitra strategis dalam upaya pemberantasan berbagai persoalan sosial tersebut demi menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan berakhlak.
Tim Intelijennews.