INTELIJENNEWS, ACEH BARAT — Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM, didampingi Plt. Sekretaris Daerah Dr. Kurdi, Kepala Dinas Sosial, dan Kalaksa BPBD, meninjau langsung wilayah terdampak banjir di Kecamatan Arongan Lambalek dan Woyla. Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk memastikan kondisi masyarakat serta mengevaluasi kebutuhan penanganan jangka pendek dan jangka panjang di kawasan rawan banjir tersebut.
“Daerah Arongan Lambalek, khususnya Gampong Pulo, memang kerap dilanda banjir. Dalam setahun bisa terjadi tiga hingga lima kali, terutama saat memasuki bulan September,” ujar Bupati Tarmizi di sela-sela kunjungan.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan juga menyerahkan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir di Gampong Gunung Pulo. Bantuan dari BPBD dan Dinas Sosial meliputi beras, mie instan, Hegenet Kit, matras, kain sarung, telur, air mineral, dan selimut.
Bupati Tarmizi menjelaskan bahwa genangan air mulai surut karena hujan deras tidak terjadi di kawasan pegunungan. Ia menyebut banjir kali ini sebagai “banjir kiriman” dan menyampaikan bahwa kondisi sudah mulai membaik.
“Alhamdulillah air cepat surut. Hari ini kita juga mengecek kondisi di Ateung Teupat sebagai bahan laporan dan usulan ke Kementerian PUPR,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa meskipun intensitas hujan tidak terlalu tinggi, kesiapsiagaan tetap menjadi prioritas. Dalam kunjungan tersebut, Bupati Tarmizi bahkan menggunakan becak warga untuk meninjau lokasi terdampak, menunjukkan komitmen langsung terhadap penanganan bencana.
“Insya Allah sore nanti sudah bisa dilalui. Warga sudah mulai beraktivitas, dan kita juga sedang mencari jalur alternatif dari Bubun untuk memperlancar akses,” jelasnya.
Selain meninjau permukiman, Bupati Tarmizi turut memantau kondisi sejumlah jembatan gantung yang menjadi akses vital antar gampong. Ia menyatakan bahwa pemerintah daerah akan segera mengajukan usulan pembangunan dan perbaikan infrastruktur tersebut kepada Kementerian PUPR.
“Kami berharap dukungan dari pemerintah pusat untuk mempercepat penanganan kawasan rawan banjir ini. Persoalan utama bukan hanya genangan air, tapi juga akses warga yang kerap terputus,” pungkasnya.
Tim Intelijennews.