Makassar,IntelijenNews.com — Camat Rappocini, Yudistira Ekaputra Nugraha, S.STP., M.Adm.Pemb., bersama Sekretaris Camat (Sekcam) Rappocini, Andi Zulfadli, S.E., mengambil peran strategis sebagai mentor dalam Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) yang digelar di Kampus II Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Selatan.
Keterlibatan keduanya menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan aparatur di tingkat kelurahan, sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang mampu menjawab persoalan pelayanan publik secara konkret.
Empat Lurah Mendapat Pendampingan
Dalam pelaksanaan PKP tersebut, Yudistira Ekaputra Nugraha mendampingi dua peserta, yakni Lurah Kassi-Kassi dan Lurah Karunrung. Sementara itu, Andi Zulfadli memberikan pendampingan kepada Lurah Mappala dan Lurah Rappocini.
Pendampingan ini difokuskan pada pengembangan kompetensi kepemimpinan, penyusunan gagasan perubahan, hingga penerapan inovasi di lingkungan kerja masing-masing.
Peran mentor menjadi penting untuk memastikan peserta tidak sekadar menyelesaikan tahapan pelatihan, tetapi juga mampu merumuskan solusi atas persoalan nyata yang dihadapi masyarakat di wilayah tugasnya.
Tekankan Inovasi yang Berdampak Nyata
Camat Rappocini, Yudistira Ekaputra Nugraha, menegaskan bahwa penguatan kapasitas aparatur harus berorientasi pada peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, aparatur kelurahan dituntut mampu mengenali permasalahan di wilayahnya, menyusun langkah penyelesaian yang tepat, serta menghadirkan inovasi yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.
“Penguatan kapasitas aparatur di tingkat kelurahan perlu terus dilakukan agar setiap aparatur mampu menjalankan tugas secara profesional, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelatihan dan pendampingan tersebut diharapkan melahirkan aksi perubahan yang aplikatif serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Melalui pelatihan dan proses mentoring ini, diharapkan peserta dapat melahirkan aksi perubahan yang aplikatif dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Bukan Sekadar Pelatihan, tetapi Penguatan Kinerja
Keterlibatan Camat dan Sekcam Rappocini sebagai mentor menegaskan pentingnya peran pimpinan dalam membina aparatur agar lebih inovatif, responsif, dan profesional.
Keberhasilan pelatihan kepemimpinan pada akhirnya tidak hanya diukur dari penyelesaian program, tetapi juga dari kemampuan peserta menerapkan hasil pembelajaran dalam pekerjaan sehari-hari.
Dengan pendampingan terhadap empat lurah tersebut, diharapkan lahir gagasan perubahan yang mampu memperkuat tata kelola pemerintahan kelurahan serta meningkatkan mutu pelayanan publik di Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.
( Rahmat Djafar sidik )