‎DANKODERAL VI SEMATKAN BREVET KEHORMATAN KESEHATAN PENYELAMAN DAN HIPERBARIK, PERKUAT SINERGI TNI AL DAN PEMDA DI SULSEL

‎DANKODERAL VI SEMATKAN BREVET KEHORMATAN KESEHATAN PENYELAMAN DAN HIPERBARIK, PERKUAT SINERGI TNI AL DAN PEMDA DI SULSEL

MAKASSAR,Intelijen News — Komitmen memperkuat sinergi lintas instansi di bidang kesehatan dan keselamatan penyelaman kembali ditegaskan Komando Daerah TNI Angkatan Laut VI (Kodaeral VI). Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan TNI AL Tahun 2026, Dankodaeral VI Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, S.H., M.M., menyematkan Brevet Kehormatan Kesehatan Penyelaman dan Hiperbarik kepada sejumlah pejabat negara, unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, serta kalangan akademisi dan tenaga medis.
‎
‎Upacara penganugerahan berlangsung di Gedung Sultan Hasanuddin Kodaeral VI, Makassar, sebagaimana keterangan kegiatan menyebutkan pada 10 Desember 2026. Penganugerahan tersebut didasarkan pada Keputusan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Nomor Kep/2039/X/2026.
‎
‎Penyematan brevet kehormatan ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi dan dedikasi para penerima dalam mendukung pengembangan kesehatan penyelaman dan hiperbarik di lingkungan TNI Angkatan Laut.
‎
‎Sejumlah pejabat Forkopimda Sulawesi Selatan yang menerima brevet kehormatan tersebut di antaranya Wakil Gubernur Sulsel Hj. Fatmawati Rusdi, S.E.; Pangkodau II Marsda TNI M. Untung Suropati, S.E.; Pangdivif 3 Kostrad Mayjen TNI Wulang Nur Yudhanto, S.E., M.M., M.Han.; Kasdam XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Ayi Lesmana, S.E.; Danlanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Vincentius Endy Hadi Putra, M.Han.; Pangkosek II Marsma TNI Nur ‘Alimi; Kaskodau Marsma TNI Hermawan Widhianto, S.E., M.M.; serta Kepala Oditurat Militer Tinggi IV Makassar Marsma TNI Wahyu Priyo Budi, S., S.H., M.H.
‎
‎Dalam sambutannya, Dankodaeral VI menegaskan bahwa brevet kehormatan tersebut bukan sekadar simbol penghargaan, melainkan juga representasi penghormatan terhadap profesionalisme dan dedikasi prajurit kesehatan TNI AL dalam menjaga keselamatan penyelam, mendukung kesiapan operasional, serta menjalankan misi kemanusiaan di bidang kesehatan bawah air.
‎
‎“Penyematan brevet kehormatan hiperbarik ini bukan sekadar simbol penghargaan, tetapi juga merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi, komitmen, dan semangat untuk bersinergi dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di lingkungan TNI Angkatan Laut, khususnya di bidang kedokteran bawah air dan terapi hiperbarik,” ujar Dankodaeral VI.
‎
‎RSAL Jala Ammari Buka Akses Layanan Hiperbarik bagi Masyarakat
‎
‎Lebih lanjut, Dankodaeral VI menyampaikan bahwa Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Jala Ammari sebagai bagian dari Kodaeral VI terus berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang modern dan profesional.
‎
‎Salah satu layanan yang dikembangkan ialah terapi hiperbarik, yang dapat dimanfaatkan oleh prajurit TNI AL beserta keluarganya maupun masyarakat umum yang membutuhkan sesuai indikasi medis dan ketentuan pelayanan yang berlaku.
‎
‎Kehadiran layanan ini diharapkan dapat memperkuat dukungan kesehatan bagi personel TNI AL sekaligus memperluas manfaat fasilitas kesehatan militer bagi masyarakat.
‎
‎Sebelum prosesi penyematan brevet, kegiatan diawali dengan paparan mengenai mekanisme dan manfaat terapi hiperbarik oleh Karumkital Jala Ammari Letkol Laut (K) dr. Suhadi, S.H., M.K.K., Sp.KL., Subsp. PH(K), MH.Kes., AIFO-K, CHQP, MQM, FIHFAA, FISQua.
‎
‎Paparan tersebut menjelaskan pemanfaatan terapi hiperbarik dalam penanganan kondisi medis tertentu, termasuk yang berkaitan dengan kesehatan penyelam, serta penerapannya dalam pelayanan kedokteran.
‎
‎Sejumlah Kepala Daerah dan Kalangan Akademisi Turut Menerima Brevet
‎
‎Selain pejabat Forkopimda Sulsel, brevet kehormatan juga dianugerahkan kepada sejumlah kepala daerah, pejabat kesehatan, pimpinan lembaga, dan tenaga medis.
‎
‎Mereka antara lain Bupati Maros dr. H.A.S. Chaidir Syam, S.Ip., M.H.; Bupati Pangkep dr. H. Muhammad Yusran Lalogau, S.Pi., M.Si.; Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M.; Bupati Bantaeng Muhammad Fathul Fauzy Nurdin, M.I.Kom.; serta Wali Kota Parepare H. Tasming Hamid, S.E., M.H.
‎
‎Penerima lainnya meliputi Kepala Dinas Kesehatan Makassar dr. Nursaidah Sirajuddin, M.Kes.; Pimpinan Bank Indonesia Wilayah Sulsel Rizki Ernadi Wimanda, S.T., M.A., Ph.D.; Direktur RSGMP Unhas dr. drg. Andi Tajrin beserta jajaran akademisi dan dokter spesialis dari Universitas Hasanuddin, RSAL Jala Ammari Kodaeral VI, dan rumah sakit umum pusat Kementerian Kesehatan.
‎
‎Penganugerahan ini diharapkan semakin mempererat kolaborasi antara TNI Angkatan Laut, pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan tenaga kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya di bidang penyelaman dan hiperbarik.
‎
‎Melalui momentum Hari Kesehatan TNI AL Tahun 2026, Kodaeral VI menegaskan pentingnya profesionalisme, inovasi layanan medis, dan sinergi antarlembaga untuk mendukung keselamatan personel sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
‎
‎( Tim Redaksi )

Tinggalkan Balasan