Dedikasi Keuchik Kota Padang Jadi Teladan: Warga All Out dalam Program Jum’at Bersih Demi Adipura.

Dedikasi Keuchik Kota Padang Jadi Teladan: Warga All Out dalam Program Jum’at Bersih Demi Adipura.

ACEH BARAT : Semangat gotong royong kembali menggema di Gampong Kota Padang, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. Dalam rangka program Jumat Bersih, masyarakat bersama unsur Muspika kecamatan melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan secara massal pada Jumat (22/8), sebagai bagian dari upaya mendukung target meraih penghargaan bergengsi Adipura.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Keuchik Kota Padang, Syafrizal atau yang akrab disapa Ngoh Jal, yang dikenal luas atas dedikasinya dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan desa. Di bawah kepemimpinannya, program Jumat Bersih telah menjadi rutinitas yang konsisten dan terstruktur.

Alhamdulillah, sudah tiga kali kita laksanakan Jumat Bersih ini secara intensif. Sebelumnya, kegiatan mingguan di gampong bahkan sudah mencapai 113 kali. Ini semua dilakukan untuk mewujudkan lingkungan bersih dan sehat, sekaligus menjaga nilai luhur budaya bangsa, yaitu gotong royong,” ujar Ngoh Jal.

Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada warga, terutama kaum ibu, yang dengan penuh semangat meninggalkan aktivitas rumah tangga demi berpartisipasi dalam kegiatan kebersihan.

Luar biasa, masyarakat kompak. Harapan kita, semangat gotong royong ini terus dipertahankan demi memperkuat rasa peduli dan kebersamaan,” tambahnya.

Edukasi Lingkungan: Kebersihan Dimulai dari Desa. Camat Johan Pahlawan, Yulisman, turut hadir dan menegaskan bahwa program Jumat Bersih telah berjalan hampir satu bulan dengan sistem bergilir di setiap gampong. Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan gerakan nyata yang digerakkan oleh masyarakat.

Hari ini giliran Gampong Kota Padang sebagai tuan rumah. Gotong royong ini bukan sekadar simbolik, tapi bentuk nyata kepedulian warga terhadap lingkungan. Semua kampung harus terlibat agar target Adipura bisa tercapai,” tegas Yulisman.

Ia juga mengingatkan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan, mengaitkannya dengan nilai spiritual dan tanggung jawab sosial.

Adipura tidak akan tercapai jika sampah masih dibuang sembarangan. Allah menyukai keindahan, maka jagalah bumi ini. Jangan kita undang murka Allah dengan kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Langkah Strategis: Satgas Gerak Cepat dan Sanksi Tegas, sebagai bentuk komitmen jangka panjang, pemerintah kecamatan bersama Forkopimda akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Gerak Cepat untuk mengantisipasi munculnya titik-titik pembuangan sampah liar. Satgas ini akan melibatkan para keuchik dan bertugas melakukan edukasi, pengawasan, serta penegakan qanun daerah.

Masyarakat yang kedapatan membuang sampah sembarangan akan diberikan sanksi sesuai dengan qanun daerah. Ini bukan untuk menghukum, tapi untuk mendidik dan menjaga lingkungan kita bersama,” jelas Yulisman.

Menuju Adipura: Sinergi Pemerintah dan Masyarakat, dengan dukungan lintas sektor, mulai dari pemerintah desa, kecamatan, hingga partisipasi aktif warga, Kecamatan Johan Pahlawan optimistis bahwa program kebersihan ini akan berkelanjutan dan berdampak nyata. Lebih dari sekadar mengejar penghargaan Adipura, gerakan ini menjadi refleksi komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berbudaya.

Tim Intelijennews

Tinggalkan Balasan