INTELIJENNEWS, ACEH BARAT — Di tengah dinamika pembangunan dan harapan masyarakat akan perubahan yang nyata, sosok Bupati Aceh Barat, Bapak Tarmizi, tampil sebagai pemimpin yang bekerja dalam diam namun berdampak besar. Beliau bukan tipe pemimpin yang gemar disanjung atau tampil dalam seremoni semata. Justru, dedikasi dan integritasnya tercermin dari hasil kerja nyata yang kini dirasakan langsung oleh masyarakat Aceh Barat.
Sebagai tim Intelijennews pasca bencana tsunami dan gempa bumi yang melanda Aceh, saya menyaksikan langsung kiprah awal Pak Tarmizi saat beliau bekerja di NGO internasional Catholic Relief Services (CRS), bagian Civil Society, di bawah koordinasi Pak Nasruddin. Saya sendiri bertugas di bagian Logistik dan Pengadaan bersama Pak Ramon Tolentino dan Edi Kurniawan di CRS Meulaboh. Dari masa itu, sudah terlihat karakter pekerja keras dan komitmen beliau terhadap pemulihan masyarakat.
Kini, setelah menjabat sebagai Bupati Aceh Barat, visi dan program kerja beliau telah membawa perubahan signifikan di berbagai sektor:
– Kesehatan: Peningkatan layanan kesehatan dasar dan fasilitas medis di pelosok daerah.
– Pendidikan: Perluasan akses pendidikan berkualitas dan dukungan terhadap tenaga pendidik.
– Infrastruktur: Pembangunan jalan, jembatan, dan fasilitas publik yang mempercepat konektivitas antar wilayah.
– UMK dan Ekonomi Rakyat: Dukungan terhadap pelaku usaha kecil dan menengah melalui pelatihan, permodalan, dan pemasaran.
Semua langkah ini dilakukan demi kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Aceh Barat, bukan sekadar pencitraan.
Hasil survei internal Tim Intelijennews menunjukkan bahwa kepemimpinan Bupati Tarmizi telah membawa Aceh Barat menuju arah yang lebih maju dan tertata, tak ubahnya kota metropolitan yang sejahtera. Rakyat kini menjadi saksi langsung atas dedikasi beliau yang konsisten dan berorientasi pada hasil.
Lebih dari itu, kemampuan beliau dalam berbahasa Inggris dan Mandarin menjadi nilai tambah yang diapresiasi oleh rekan-rekan NGO CRS, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Ini menunjukkan kapasitas beliau sebagai pemimpin yang siap berinteraksi di level global, tanpa kehilangan akar lokalnya.
Bagi pihak-pihak yang menilai beliau hanya “cawe-cawe” atau sekadar hadir dalam seremoni, penilaian tersebut tidak berdasar. Kepemimpinan Pak Tarmizi adalah tentang kerja nyata, bukan pujian. Tentang hasil, bukan retorika.
Aceh Barat kini bergerak maju. Dan di balik kemajuan itu, ada tangan dingin seorang pemimpin yang bekerja dalam senyap namun berdampak besar: Bupati Tarmizi.
Tim Intelijennews.