Dedikasi Tanpa Libur: BPBD Aceh Barat dan BKSDA Aceh Lanjutkan Operasi Penanganan Gajah Liar di Pante Ceureumen

 

INTELIJENNEWS, ACEH BARAT : Di tengah tantangan berat medan dan risiko tinggi interaksi satwa liar, Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, bersama Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, terus menunjukkan dedikasi luar biasa melalui kegiatan penanganan gajah liar yang tidak mengenal hari libur.

 

Operasi yang telah dimulai sejak 25 Juli 2025 ini berlangsung di wilayah Gampong Lango, Kecamatan Pante Ceureumen, dan mencakup area Gampong Lawet dan Canggai. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah pemasangan GPS Collar pada individu gajah yang kerap berinteraksi dengan masyarakat setempat. Teknologi GPS diharapkan dapat menjadi alat strategis dalam pemantauan pergerakan satwa secara akurat dan real-time, sehingga potensi konflik bisa diantisipasi dan ditangani dengan cepat dan tepat.

 

“Saat ini posisi gajah sudah terdeteksi, namun tim masih mengalami kesulitan mendekati gajah liar yang menjadi target pemasangan GPS Collar,” ungkap Teuku Ronal.

 

Meski demikian, semangat tim lapangan tetap tinggi. BPBD Aceh Barat terus menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan upaya mitigasi risiko interaksi satwa liar dengan pendekatan teknologi dan kerja sama lintas sektor.

 

“Kami bertekad menjaga keselamatan masyarakat sekaligus berkontribusi pada pelestarian satwa melalui strategi terpadu. Tujuan kami adalah meminimalisir dampak interaksi negatif yang dapat memicu bencana sosial di berbagai wilayah Kabupaten Aceh Barat,” tutupnya.

 

Tim Intelijennews.

Tinggalkan Balasan