INTELIJENNEWS, ACEH BARAT — Semangat baru tengah menyelimuti markas Persabar. Klub kebanggaan masyarakat Aceh Barat ini resmi merekrut dua bintang muda nasional dari Borneo FC U-20: Muhammad Raju dan M. Yanuar Sanusi Pallaraeng. Langkah strategis ini menandai dimulainya era baru sepak bola Aceh Barat yang lebih kompetitif, profesional, dan berdaya saing tinggi.
Ketua Harian Persabar, Zulkifli Andi Govi (Dekjol), menyampaikan bahwa proses negosiasi berlangsung intens dan penuh dinamika. Namun berkat kesabaran, strategi, dan komunikasi yang matang, Persabar berhasil mengamankan dua talenta muda yang diyakini akan menjadi motor penggerak kebangkitan klub.
Kami resmi mendapatkan dua pemain muda berbakat yang akan memperkuat Persabar untuk musim ini. Ini bukan sekadar transfer, tapi simbol kebangkitan,” ujar Dekjol, Senin (27/10/2025).
Profil Singkat Dua Pemain.
Muhammad Raju
Pemain dengan kecepatan dan ketenangan luar biasa di depan gawang. Prestasi:
– Piala Nasional SBAI (2016), Liga BLISPI Nusantara (2017)
– Piala Menpora U-11 & U-13, EPA Persiraja U-16
– Runner Up PSLS Nusantara Open (2022) + Best Player
– EPA Borneo FC U-18 & U-20 (2023–2025)
M. Yanuar Sanusi Pallaraeng
Pemain eksplosif asal Sulawesi dengan mental juara. Prestasi:
– Juara Timnas U-16 (2022), Elite Pro U-16 & U-18
– Juara Piala Menpora & Piala Gubernur Kalimantan
Visi Besar: Aceh Barat Mendunia. Dekjol menegaskan bahwa perekrutan ini adalah bagian dari rencana jangka panjang untuk membangun fondasi pembinaan sepak bola yang kuat di Aceh Barat. Persabar ingin menjadi magnet bagi talenta muda lokal dan nasional, serta membuktikan bahwa Aceh Barat mampu bersaing di level tinggi.
Persabar adalah keluarga, bukan sekadar klub. Kami ingin mereka datang dengan hati,” tegas Dekjol.
Turnamen Persabar terbukti menggerakkan antusiasme masyarakat dan meningkatkan perputaran ekonomi:
– Ribuan penonton memadati stadion
– Pedagang asongan, musiman, UMKM, hingga pelaku usaha luar daerah ikut merasakan berkah
– Aktivitas ekonomi rakyat meningkat drastis selama event berlangsung
Dekjol dinilai sebagai sosok pemimpin yang mampu merangkul pemain tangguh dan berbakat dengan pendekatan disiplin dan humanis. Ia membawa semangat baru dalam membangun olahraga di Bumi Teuku Umar, dengan tekad menjadikan Aceh Barat dikenal hingga mancanegara.
Kedatangan Muhammad Raju dan Pallaraeng bukan hanya memperkuat skuad Persabar, tetapi juga memperkuat harapan masyarakat. Ini adalah momentum emas untuk membuktikan bahwa Aceh Barat tidak hanya punya bakat, tapi juga punya keberanian dan kualitas untuk berlaga di panggung nasional.
Kita ingin menunjukkan bahwa Persabar mampu menampung talenta terbaik dari seluruh Indonesia. Ini momentum untuk membuktikan bahwa Aceh Barat siap bangkit,” pungkas Dekjol.
Tim Intelijennews.