INTELIJENNEWS, ACEH BARAT : Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Barat menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan Bumi Teuku Umar. Melalui serangkaian kegiatan kampanye dan penyuluhan di lingkungan sekolah, DLH bekerja sama dengan dua LSM lokal Bumoe Indatu Ceudah dan Gerakan Peduli Lingkungan (GPL) Meulaboh untuk membentuk generasi muda yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis DLH untuk membina sekolah-sekolah agar menjadi Sekolah Adiwiyata pada tahun 2026. Penyuluhan terakhir digelar di SMP Negeri 4 Meulaboh, melanjutkan rangkaian kegiatan sebelumnya di SMA Negeri 4 Wira Bangsa, SD Rantau Panjang 2, dan MTsS Seurambi Mekkah.
“Kami berharap penyuluhan ini dapat menanamkan kesadaran ekologis kepada para siswa sejak dini,” ujar Rahmatun Misriana, S.Si, Fungsional Pengendali Dampak Lingkungan, mewakili Kepala DLH Aceh Barat di sela kegiatan.
Dalam setiap sesi, siswa dibekali pengetahuan tentang isu-isu lingkungan seperti pengurangan sampah plastik, pelestarian pohon, serta praktik hidup bersih dan sehat. Kolaborasi bersama LSM dinilai krusial untuk memperkuat pendekatan edukatif yang lebih partisipatif dan berdampak langsung.
DLH bukan hanya regulator, tapi juga inspirator perubahan. Dengan pendekatan inklusif dan kolaboratif, DLH menegaskan posisinya sebagai pelopor transformasi lingkungan, membentuk fondasi budaya hijau yang berkelanjutan di kalangan pelajar Aceh Barat.
Tim Intelijennews.