DLH Zona 03 Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah dan Warga, Pengelolaan Sampah Organik Berbasis Maggot Terus Didorong di kel.laikang Biringkanaya

DLH Zona 03 Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah dan Warga, Pengelolaan Sampah Organik Berbasis Maggot Terus Didorong di kel.laikang Biringkanaya

Makassar,Intelijen News – Komitmen membangun lingkungan yang bersih dan berkelanjutan terus diperkuat melalui kegiatan silaturahmi Penyuluh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar bersama pemerintah dan tokoh masyarakat di Jalan Tator 7 Blok H Nomor 365, Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanaya,(29/06/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Penyuluh Dinas Lingkungan Hidup Zona 03 Andi Sultan dan Siti Indriyati Idris, Iswandy Muis selaku pelaku usaha budidaya maggot, Muh. Yusuf sebagai pelaksana lapangan budidaya maggot yang bekerja sama dengan Iswandy Muis, serta Ketua RT 01 Mansur yang hadir mewakili RW 02.

Pertemuan ini menjadi wadah memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mendorong pengelolaan sampah organik yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Iswandy Muis menjelaskan bahwa budidaya maggot merupakan salah satu solusi efektif dalam mengatasi persoalan sampah organik sekaligus menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat.

“Maggot mampu mengurai sampah organik dengan cepat dan menghasilkan produk yang bernilai ekonomi, seperti pakan ternak dan perikanan.

Karena itu, kami berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat sehingga persoalan sampah dapat diatasi dari tingkat lingkungan,” ujar Iswandy Muis.

Sementara itu, Muh. Yusuf selaku pelaksana lapangan menyampaikan bahwa keberhasilan budidaya maggot sangat bergantung pada konsistensi pengelolaan dan dukungan masyarakat dalam memilah sampah organik sejak dari rumah.

“Kami siap mendampingi masyarakat yang ingin belajar mengelola sampah organik melalui budidaya maggot.

Dengan kerja sama yang baik, program ini tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga,” ungkap Muh. Yusuf.

Di sisi lain, Penyuluh DLH Zona 03 Andi Sultan dan Siti Indriyati Idris terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah organik dan anorganik sebagai langkah awal menuju pengelolaan sampah yang lebih efektif dan ramah lingkungan.

Ketua RT 01 Mansur, yang mewakili RW 02, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Dinas Lingkungan Hidup dan seluruh pihak yang terlibat.

Menurutnya, program budidaya maggot menjadi inovasi yang patut dikembangkan karena mampu menjawab persoalan sampah sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Melalui kolaborasi antara Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, pelaku usaha budidaya maggot, pelaksana lapangan, pemerintah setempat, dan masyarakat, diharapkan Kecamatan Biringkanaya dapat menjadi kawasan percontohan dalam pengelolaan sampah organik berbasis maggot yang berkelanjutan, produktif, dan bernilai ekonomi.

( Tim Redaksi )

Tinggalkan Balasan