EMPAT KEBUTUHAN DASAR WARGA SULSEL TERTEKAN, 84 ANGGOTA DPRD DIPERTANYAKAN

EMPAT KEBUTUHAN DASAR WARGA SULSEL TERTEKAN, 84 ANGGOTA DPRD DIPERTANYAKAN

MAKASSAR, IntelijenNews.com — Persoalan kebutuhan dasar masyarakat di Sulawesi Selatan semakin menjadi sorotan. Warga di sejumlah wilayah mengeluhkan pemadaman listrik bergilir, sulitnya mendapatkan BBM, distribusi air yang tidak lancar, hingga kelangkaan LPG 3 kilogram.

‎Kondisi tersebut dinilai bukan persoalan sepele. Listrik, BBM, air bersih dan LPG merupakan kebutuhan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

‎Di tengah keresahan tersebut, perhatian publik kini mengarah kepada 84 anggota DPRD Sulawesi Selatan sebagai wakil rakyat. Pertanyaannya sederhana: sejauh mana seluruh wakil rakyat tersebut turun langsung menyerap dan mengawal keluhan masyarakat?

‎Sorotan bahkan muncul karena disebut-sebut baru satu anggota DPRD Sulsel yang terlihat aktif mengawal persoalan kebutuhan dasar warga. Jika informasi tersebut benar, publik tentu patut mempertanyakan ke mana suara wakil rakyat lainnya ketika masyarakat sedang menghadapi persoalan yang menyangkut kebutuhan hidup sehari-hari.

‎Benarkah hanya satu anggota DPRD Sulsel yang bergerak?

‎Pertanyaan ini penting dijawab secara terbuka. Bukan untuk menyudutkan lembaga legislatif, melainkan sebagai bentuk kontrol publik terhadap kinerja para wakil rakyat yang mendapatkan mandat dari masyarakat.

‎Masyarakat tentu tidak hanya membutuhkan wakil rakyat yang hadir dalam ruang rapat. Warga juga membutuhkan anggota DPRD yang turun ke lapangan, mendengar keluhan, memanggil pihak terkait, melakukan pengawasan dan mendorong solusi konkret.

‎Empat persoalan tersebut juga seharusnya menjadi perhatian bersama. DPRD memiliki fungsi pengawasan dan dapat menggunakan kewenangannya untuk meminta penjelasan dari pihak-pihak terkait mengenai kondisi pelayanan kebutuhan dasar masyarakat.

‎Jangan sampai warga harus berteriak berkali-kali baru kemudian didengar.

‎Publik kini menunggu langkah nyata seluruh anggota DPRD Sulsel. Siapa yang benar-benar turun ke lapangan? Siapa yang menyuarakan keluhan masyarakat? Dan yang paling penting, apa solusi konkret yang diperjuangkan untuk memastikan kebutuhan dasar warga tidak terus menjadi persoalan?

‎Karena pada akhirnya, masyarakat tidak membutuhkan wakil rakyat yang hanya terlihat saat rapat atau menjelang pemilu.

‎Warga membutuhkan wakil rakyat yang hadir ketika rakyat sedang menghadapi kesulitan.

‎( Tim Redaksi )

Tinggalkan Balasan