INTELIJENNEWS,ACEH BARAT : Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) telah menghentikan sementara operasi pemasangan GPS Collar pada kawanan gajah liar di wilayah Pante Ceureumen. Penghentian dilakukan setelah tim gabungan menghadapi agresivitas tinggi dari kawanan gajah yang mulai menunjukkan perlawanan saat proses pelacakan berlangsung.
Plt. Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil demi menjamin keselamatan seluruh personel.Operasi kami hentikan sementara. Risiko terhadap tim penanganan cukup tinggi karena gajah menunjukkan tanda-tanda kemarahan. Kami tidak ingin memaksakan, sebab gajah adalah makhluk yang sangat sensitif terhadap gangguan,” ujar Ronal saat dikonfirmasi media, Kamis (31/7).
Meski dihentikan sementara, upaya pelacakan belum berakhir. Operasi dijadwalkan akan dilanjutkan kembali pada 10 Agustus 2025 dengan pendekatan baru, yaitu melibatkan gajah jinak sebagai metode pendekatan terhadap kawanan liar. Strategi ini diharapkan mampu menenangkan suasana dan mempermudah proses pemasangan tanpa memicu stres atau rasa ancaman pada satwa tersebut.
Insya Allah tanggal 10 kami coba lagi dengan menyertakan gajah jinak,” kata Ronal penuh optimisme.
Pemasangan GPS Collar ini merupakan bagian dari program konservasi dan mitigasi konflik antara manusia dan satwa liar. Alat pelacak memungkinkan pemantauan pergerakan gajah secara real-time, sehingga dapat mencegah potensi konflik di wilayah yang berbatasan langsung dengan habitat mereka, wilayah Pante Ceureumen dikenal sebagai koridor penting bagi gajah Sumatra, yang populasinya semakin terdesak akibat ekspansi aktivitas manusia seperti pembukaan lahan dan pembangunan infrastruktur. Dalam beberapa bulan terakhir, kawanan gajah diketahui berada di tiga desa: Lango, Lawet, dan Canggai, Kecamatan Pante Ceureumen,dengan strategi dan pendekatan yang lebih humanis, pemerintah berharap program konservasi ini dapat berjalan lebih lancar serta memberikan dampak positif dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mencegah konflik di masa mendatang.
Tim Intelijennews.