Makassar,Intelijennews.com-Tim Resmob Polsek Biringkanaya bergerak cepat menangani keributan yang melibatkan rombongan pengantar jenazah dengan sejumlah warga di wilayah Pai, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar,Jumat ( 02/10/26).
Dalam kejadian tersebut, sebanyak enam orang pengantar jenazah diamankan sementara oleh petugas guna mencegah situasi semakin memanas. Keenam orang tersebut kemudian diamankan di rumah seorang warga yang diketahui merupakan Ibu RW setempat.
Selain mengamankan enam orang, petugas juga mengamankan tiga unit sepeda motor yang diduga digunakan oleh rombongan pengantar jenazah. Kendaraan tersebut diamankan untuk kepentingan penanganan lebih lanjut.
Langkah cepat tersebut dilakukan jajaran Polsek Biringkanaya di bawah kepemimpinan Kapolsek Biringkanaya Kompol Setiawan A. Malik, S.I.K. sebagai upaya meredam situasi dan mencegah terjadinya aksi lanjutan antara pihak yang terlibat.
Kompol Setiawan A. Malik, S.I.K. bersama personel Polsek Biringkanaya mengambil langkah pengamanan dengan memisahkan pihak-pihak yang berada di lokasi. Upaya tersebut dilakukan agar kondisi lingkungan tetap aman dan masyarakat tidak ikut terseret dalam ketegangan yang terjadi.
Dalam penanganan kejadian tersebut, Kanit Reskrim Polsek Biringkanaya Iptu Abdullah Mataram turut melakukan pendalaman terhadap informasi yang diperoleh dari lapangan. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui rangkaian kejadian secara lebih jelas serta mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat.
Hingga saat ini, penyebab pasti keributan masih dalam proses pendalaman pihak kepolisian. Kronologi lengkap mengenai awal mula perselisihan hingga terjadinya keributan masih menunggu hasil pemeriksaan terhadap para pihak dan saksi yang mengetahui kejadian.
Enam orang yang diamankan tersebut belum dapat disebut sebagai tersangka. Pengamanan dilakukan sebagai langkah kepolisian untuk menjaga situasi tetap kondusif sekaligus memberikan ruang bagi petugas untuk melakukan pemeriksaan dan klarifikasi.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Setiap persoalan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan diharapkan dapat diserahkan kepada aparat kepolisian untuk ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Dengan gerak cepat personel di lapangan, situasi di wilayah Pai diharapkan tetap terkendali. Kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan fakta sebenarnya dari peristiwa tersebut.
Intelijen News akan terus memantau perkembangan penanganan kejadian ini dengan mengedepankan prinsip keberimbangan, asas praduga tak bersalah, serta kode etik jurnalistik.
( Rahmat jafar,SE )