INTELIJENNEWS.COM, ACEH BARAT : Dalam rangka menjaga stabilitas harga bahan pokok dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional, Pemerintah melalui Dinas Pangan Kabupaten Aceh Barat bekerja sama dengan Perum Bulog Cab. Meulaboh dan Kementerian terkait, kembali melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) Beras SPHP. Kegiatan ini digelar di Komplek Kantor Keuchik Desa Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan, dengan menyalurkan sebanyak 3 ton beras kepada masyarakat setempat.
Kabid Distribusi Dinas Pangan Kabupaten Aceh Barat, Masri Hanif, SP menyampaikan bahwa GPM merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah dalam memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya di tengah dinamika harga pangan. Program ini bertujuan untuk:
– Menstabilkan harga beras di pasar
– sebagai upaya pengentasan kemiskinan melalui mengurangi beban pengeluaran untuk konsumsi khususnya keluarga yang berpendapatan rendah
– Menjaga dan mengendalikan inflasi bahan pangan pokok. GPM Beras SPHP dilaksanakan oleh:
– Perum BULOG Cab
Meulaboh sebagai pemasok beras SPHP Bapanas RI.
– Dinas Pangan Kabupaten Aceh Barat sebagai mitra sebagai pihak pelaksana distribusi pangan
– Kementerian Perdagangan & Kementerian Pertanian sebagai pemangku kebijakan
Beras SPHP adalah beras medium yang disalurkan oleh Perum BULOG Cab. Meulaboh dengan harga Rp. 12.400/kg dibawah Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp. 13.100/kg yang ditetapkan pemerintah. Kegiatan GPM ini menyasar:
– Masyarakat pada umumnya, khususnya yang berpenghasilan rendah dalam rangka meningkatkan daya beli terhadap pemenuhan kebutuhan pangan pokok.
Distribusi beras SPHP dilakukan melalui:
– Pasar rakyat
– Toko/kiosk pangan
– Kegiatan Gerakan pangan murah
Beberapa tantangan yang dihadapi antara lain:
– Distribusi ke wilayah terpencil
– Penguatan koordinasi dan kolaborasi lintas instansi dalam mewujudkan ketahanan pangan
Pengawasan distribusi pangan dan Kualitas pangan
– Pengawasan distribusi akan dilakukan oleh Satgas Pangan dan Dinas Pangan mengawasi mutu pangan pokok yg didistribusikan.
Peran Pemerintah Daerah
Pemerintah Daerah berperan aktif dalam:
– Penentuan titik distribusi/lokasi kegiatan GPM oleh dinas pangan
– Koordinasi logistik dan distribusi
– Pengawasan di tingkat lokal
Dukungan terhadap Ketahanan Pangan
Program ini mendukung ketahanan pangan nasional melalui:
– keterjangkauan harga pangan melalui penetapan harga Eceran tertinggi beras.
– Penyediaan cadangan stok pangan strategis
– Edukasi masyarakat tentang konsumsi pangan sehat dan bijak
Partisipasi Masyarakat
Pemerintah mengajak masyarakat:
– Ikut serta sebagai konsumen dalam kegiatan gerakan pangan murah
– Melaporkan potensi penggelembungan harga
– Mendukung program dengan konsumsi yang bertanggung jawab
Jadwal dan Lokasi
GPM Beras SPHP di Kabupaten Aceh Barat akan berlangsung hingga 30 Juli 2025, di sejumlah titik yang telah ditetapkan oleh Dinas Pangan.
Klarifikasi Isu Harga
Menanggapi pemberitaan media tentang masih adanya penjualan beras di atas HET, Dinas Pangan menyampaikan:
– Hingga saat ini belum ditemukan pelanggaran penjualan beras SPHP di atas HET
– Pemerintah melalui satgas pangan kab. Aceh barat etap melakukan pengawasan dan penindakan bila ditemukan pelanggaran di lapangan
– Masyarakat diimbau untuk membeli beras di titik resmi GPM dan tidak terpengaruh isu yang belum terbukti. Dinas Pangan Aceh Barat terus memperkuat edukasi, pengawasan, dan memastikan bahwa seluruh kegiatan GPM berjalan sesuai dengan prinsip keterjangkauan, kualitas, dan keadilan.
Tim Intelijennews.