IPMIL Raya Unibos Desak Kejati Usut Kebocoran Pipa PT Vale yang cemari Lahan Warga di Lutim

IPMIL Raya Unibos Desak Kejati Usut Kebocoran Pipa PT Vale yang cemari Lahan Warga di Lutim

Intelijennews .com – Luwu Timur, Sulawesi Selatan — Kasus kebocoran pipa minyak milik PT Vale Indonesia kembali menuai sorotan tajam. Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Luwu Raya Universitas Bosowa (IPMIL Raya Unibos), Ghiant Braldy, menegaskan bahwa perusahaan tambang nikel raksasa itu tidak serius dalam menangani pencemaran lingkungan yang berdampak langsung pada lahan pertanian warga di Kecamatan Towuti, Desa Lioka, Kabupaten Luwu Timur.

Ghiant menjelaskan, kebocoran pertama kali terungkap pada 23 Agustus 2025 dan sempat viral di masyarakat. Saat itu, PT Vale mengklaim telah menangani permasalahan tersebut. Namun, pada 17 September 2025 pukul 09.37 WITA, laporan terbaru dari warga kembali menunjukkan adanya rembesan minyak yang meluas hingga ke persawahan.

“Temuan ini membuktikan bahwa klarifikasi PT Vale hanyalah sebatas pernyataan tanpa mempertimbangkan kondisi warga terdampak. Ini menunjukkan perusahaan tidak serius menyelesaikan persoalan,” tegas Ghiant.

IPMIL Raya Unibos menilai kebocoran berulang ini adalah bentuk kelalaian serius yang tidak bisa ditoleransi. Dampaknya tidak hanya mengancam keberlangsungan pertanian, tetapi juga ekosistem dan kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan.

Sebagai langkah lanjutan, IPMIL Raya Unibos berencana menggelar aksi besar-besaran serta melayangkan laporan resmi ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Laporan tersebut akan menyoroti dugaan pencemaran lingkungan akibat kelalaian PT Vale Indonesia.

 

Tim investigasi intelijennwes

Tinggalkan Balasan