PASANGKAYU, Intelijennews.com., – Komandan Kodim 1427/Pasangkayu, Letkol Czi Dony Siswanto, kembali mengingatkan seluruh personel beserta keluarganya untuk tidak terlibat dalam aktivitas judi online. Penegasan itu disampaikan dalam kegiatan Jam Komandan yang digelar di Aula Makodim 1427/Pasangkayu, Jalan Dewi Sartika, Jumat (20/6).
Kegiatan ini dihadiri para Perwira Staf, Danramil jajaran, seluruh prajurit, serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV Kodim 1427/Pasangkayu.

Dalam arahannya, Letkol Dony menyampaikan bahwa judi online bukan hanya pelanggaran disiplin, tetapi juga ancaman serius terhadap integritas prajurit dan citra institusi TNI. Penekanan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Rahasia Pangdam XIV/Hasanuddin Nomor STR/125/2025.
“Saya sampaikan dengan tegas, tidak boleh ada satu pun prajurit Kodim 1427/Pasangkayu yang terlibat judol. Sekali terjerat, risikonya fatal. Ini bukan sekadar sanksi, tapi soal harga diri dan kehormatan sebagai prajurit,” tegas Dandim.
Dalam kesempatan itu, Dandim juga memaparkan enam dampak serius keterlibatan dalam judi online yang harus menjadi bahan renungan seluruh anggota dan keluarga besar Kodim:
1. Merusak Disiplin dan Moral Prajurit: Judi online melemahkan etos kerja, loyalitas, dan bertentangan dengan jati diri TNI sebagai tentara pejuang.
2. Mengancam Karier dan Masa Depan: Pelanggaran dapat berujung pada sanksi berat hingga pemecatan tidak hormat.
3. Menimbulkan Masalah Keuangan: Kecanduan bisa menyeret prajurit ke dalam utang dan tindak kriminal.
4. Merusak Keharmonisan Keluarga: Judi menguras kepercayaan dalam rumah tangga dan berujung konflik.
5. Membuka Celah Kejahatan Siber: Platform judi online rentan terhadap kebocoran data pribadi dan militer.
6. Mencoreng Citra TNI: Perbuatan satu oknum dapat merusak nama baik seluruh institusi.
Letkol Dony juga mengingatkan agar tidak mudah tergoda dengan iming-iming keuntungan instan yang ditawarkan judi online, meski menggunakan teknologi penyamaran seperti VPN dan akun palsu.
> “Cepat atau lambat, pasti terdeteksi. Jangan pertaruhkan nama baik satuan hanya karena kesenangan sesaat,” ujarnya.
Sebagai penutup, Dandim menyerukan komitmen bersama menjaga kehormatan institusi TNI:
“TNI adalah institusi yang menjunjung tinggi kehormatan dan disiplin. Lebih baik mencegah daripada menyesal seumur hidup.”
Dengan penyampaian yang lugas dan tegas ini, Kodim 1427/Pasangkayu diharapkan menjadi contoh dalam menjunjung tinggi nilai-nilai keprajuritan dan membentengi diri dari pengaruh negatif dunia digital.
Kodim 1427/Pasangkayu/Ans.