INTELIJENNEWS, MAKASSAR – Kegiatan Anti Mager yang diikuti oleh Ribuan peserta yang berlangsung di depan Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Andi Sudirman, Jumat kemarin (27/6/2025). Diwarnai kabar Duka
Seorang Guru SMAN 11 Maros dikabarkan meninggal saat mengikuti kegiatan Anti Mager yang dibuka langsung oleh Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Peserta menempuh rute sejauh 3,4 kilometer, dimulai dari Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, melewati Jl. Jenderal Sudirman – Jl. Haji Bau – Jl. Arief Rate – Jl. Sultan Hasanuddin – Jl. Usman Jafar – Jl. Amanagappa, dan kembali ke titik awal.
Gerakan Anti Mager (anti malas gerak) yang merupakan salah satu inisiatif Pemerintah Provinsi Sulsel untuk mendorong gaya hidup aktif dan sehat di tengah masyarakat.
Kejadian meninggalnya seorang Guru dari SMAN 11 Maros, seusai menjalani kegiatan Anti Mager Sulsel. Mendapat perhatian dari Pemerhati Pendidikan Andi Jaka Malageni, SH, Sabtu (28/6/2025).
Andi Jaka mengatakan bahwa seorang Guru dari SMAN 11 yang meninggal usai menjalani kegiatan Anti Mager Sulsel itu sebuah kecerobohan dari panitia.
“Panitia penyelenggara wajib menjamin kenyamanan dan keselamatan setiap para peserta yang hadir di acara Anti Mager Sulsel”, Ujar Jaka
Ia lanjut menjelaskan, harusnya pemerintah memikirkan program yang lebih berdampak kepada masyarakat, bukannya membuat program Anti Mager, yang dimana setiap peserta yang berasal dari ASN lingkup Pemprov Sulsel diwajibkan untuk absen.
“Ada pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) didalamnya, karena peserta secara psikis merasa terintimidasi kalau tidak ikut,” Kata Jaka
Tak hanya itu, keikutsertaan siswa baru di sekolah unggulan untuk mengikuti kegiatan Anti Mager. Menurutnya, alasan Dinas Pendidikan mengajak siswa baru yang berasal dari sekolah unggulan di balik modus Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan alat kepentingan, memanfaatkan status siswa baru untuk meramaikan program pemerintah.
“Ini sangat jelas siswa baru dijadikan alat mobilisasi untuk mendukung program Anti Mager yang tidak ada kaitannya dengan MPLS,” pungkasnya
Penulis : Musa khadar khan