Makassar,Intelijen News — Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Polsek Biringkanaya. Kali ini, Kanit Lantas Polsek Biringkanaya IPTU Safri, S.E., M.M.
menunjukkan pelayanan humanis dengan turun langsung membantu seorang penyandang disabilitas yang mengalami kesulitan melintasi tanjakan di kawasan Pos Baddoka, Makassar.
Peristiwa tersebut menjadi gambaran nyata bahwa tugas seorang anggota kepolisian tidak hanya sebatas mengatur arus lalu lintas, menjaga ketertiban, maupun melakukan penindakan terhadap pelanggaran.
Lebih dari itu, polisi juga dituntut memiliki kepedulian dan kepekaan terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan pertolongan.
Saat melihat seorang penyandang disabilitas mengalami kesulitan mendorong kendaraannya melewati tanjakan, IPTU Safri, S.E., M.M. langsung menghampiri.
Tanpa ragu, dirinya membantu mendorong kendaraan tersebut hingga warga yang bersangkutan dapat melewati bagian tanjakan dengan lebih aman.
Aksi sederhana tersebut menunjukkan sisi humanis seorang anggota Polri yang hadir langsung di tengah masyarakat.
Di tengah aktivitas lalu lintas yang cukup padat, IPTU Safri memilih memberikan bantuan secara langsung kepada warga yang membutuhkan.
Kehadiran petugas di lapangan memang tidak hanya bertujuan memastikan arus kendaraan berjalan lancar.
Aspek keselamatan dan kemanusiaan juga menjadi bagian penting dalam pelayanan kepada masyarakat.
Terlebih bagi penyandang disabilitas, kondisi jalan dengan kemiringan tertentu dapat menjadi tantangan tersendiri.
Bantuan yang diberikan petugas tentu sangat berarti agar warga tersebut dapat melanjutkan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman.
Sikap yang ditunjukkan IPTU Safri, S.E., M.M. juga menjadi contoh bahwa pelayanan kepolisian dapat diwujudkan melalui tindakan nyata.
Tidak harus menunggu situasi darurat atau laporan masyarakat, kepedulian dapat dimulai dari kepekaan petugas ketika melihat warga mengalami kesulitan di jalan.
Aksi tersebut sekaligus memperkuat citra polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menghadirkan solusi dan pertolongan ketika masyarakat membutuhkan.
Bagi masyarakat, tindakan seperti ini tentu memberikan pesan positif bahwa masih ada kepedulian dan perhatian dari aparat kepolisian terhadap seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
IPTU Safri, S.E., M.M. memperlihatkan bahwa tugas kepolisian memiliki dimensi kemanusiaan yang kuat.
Ketika masyarakat membutuhkan bantuan, seorang polisi diharapkan tidak hanya melihat dari sisi tugas formal, tetapi juga mampu hadir dengan hati dan memberikan pertolongan.
Polisi hadir bukan sekadar mengatur lalu lintas, tetapi juga memastikan masyarakat dapat melintas dengan aman dan merasa dilindungi.
Aksi humanis Kanit Lantas Polsek Biringkanaya tersebut patut menjadi contoh pelayanan publik yang mengedepankan kepedulian, keselamatan, dan kemanusiaan di tengah masyarakat.
( Rahmat Jafar,SE )