BANDA ACEH : Kapolda Aceh, Brigjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, mengimbau seluruh masyarakat Aceh untuk menjaga suasana aman dan damai di Tanah Rencong serta tidak mudah terprovokasi oleh situasi yang berkembang. Ia menekankan bahwa rasa aman akan tercipta apabila seluruh elemen masyarakat menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan adab yang telah lama menjadi bagian dari kearifan lokal Aceh.
Masyarakat Aceh sejak dahulu dikenal menjunjung tinggi adat dan adab. Kita punya filosofi ‘Adat bak Po Teumeureuhom, Hukom bak Syiah Kuala, Qanun bak Putroe Phang, Reusam bak Laksamana’. Semua itu menegaskan pentingnya hidup tertib dan damai. Inilah yang perlu terus kita jaga,” ujar Brigjen Marzuki Ali Basyah.
Abituren Akabri 1991 itu menegaskan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan juga merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan berpikir jernih dalam menyikapi aksi-aksi unjuk rasa yang berlangsung di sejumlah daerah dan di Jakarta.
Bila memang mengharuskan untuk melakukan aksi, lakukanlah dengan cara-cara yang baik dan saling menghormati, sehingga terhindar dari gesekan yang tidak perlu. Kita buktikan bahwa Aceh adalah Bumi Serambi Mekah yang tetap menjunjung tinggi etika dan adab,” tambahnya.
Kapolda juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, karena hal tersebut dapat memicu keresahan dan memecah belah persaudaraan.
Mari semua masyarakat Aceh agar terus merawat kebersamaan, menolak segala bentuk provokasi, dan menjadikan Aceh sebagai contoh daerah yang damai, religius, serta beradab,” tegasnya.
Selain itu, Brigjen Marzuki Ali Basyah juga mempertegas arahan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo untuk menindak tegas, profesional, dan terukur terhadap aksi-aksi anarkis yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama yang merusak fasilitas negara.
Kami berkomitmen, setiap langkah yang dilakukan di lapangan bersifat tegas dan profesional, serta sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku. Fokus utama kami adalah memastikan keamanan dan melindungi keselamatan masyarakat, anggota, markas komando, dan asrama, serta fasilitas publik agar situasi tetap aman dan kondusif,” tutupnya.
Tim Intelijennews.