ACEH BARAT : Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mencatat sejarah baru dalam perjuangan pengentasan kemiskinan. Berdasarkan data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh Barat, angka kemiskinan di wilayah ini berhasil ditekan hingga mencapai 15,50% pada tahun 2025—turun signifikan dari 17,6% di tahun sebelumnya.
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Kepala BPS Aceh Barat, Rudi Hermanto, kepada Bupati Aceh Barat, Tarmizi Tarsa, dalam pertemuan resmi di Kantor BPS. Turut hadir mendampingi, Sekretaris Daerah Wistha Nowar dan Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Dr. Kurdi.
Penurunan ini bukan sekadar angka. Ini adalah bukti nyata bahwa kerja keras, kolaborasi, dan keberpihakan pada rakyat membuahkan hasil,” tegas Bupati Tarmizi.
Strategi dan Program Unggulan yang Menyentuh Akar Masalah, capaian ini merupakan hasil dari serangkaian program strategis yang dijalankan selama masa kepemimpinan Bupati Tarmizi, antara lain:
– Kartu Aceh Barat Sehat (KABS): Menjamin akses kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.
– Operasi Pasar: Menstabilkan harga kebutuhan pokok di tengah tekanan ekonomi.
– Gerakan Menanam: Mendorong ketahanan pangan berbasis komunitas.
– Penguatan UMKM melalui Car Free Day (CFD): Memberikan ruang usaha bagi pelaku ekonomi kecil untuk berkembang dan meningkatkan pendapatan.
CFD bukan hanya ajang rekreasi, tapi juga platform ekonomi rakyat. Setiap lapak yang tumbuh di sana adalah harapan baru bagi keluarga Aceh Barat,” tambah Bupati.
Komitmen Berkelanjutan Menuju Aceh Barat Mandiri. Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat program-program pro-rakyat dan memperluas dampaknya. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan menjadi fondasi utama dalam membangun masa depan yang lebih cerah.
Kami optimistis, Aceh Barat akan tumbuh menjadi daerah yang mandiri, sejahtera, dan bermartabat. Ini bukan akhir, tapi awal dari lompatan besar menuju keadilan sosial yang nyata,” tutup Bupati Tarmizi.
Tim Intelijennews.