Makassar, Intelijennews,com — Menjelang musim penghujan, warga Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanaya, menggelar kerja bakti massal dengan membuat drainase sementara di kawasan Perumnas Sudiang, Minggu (9/11/2025). Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan keselamatan lingkungan, mengingat kawasan tersebut belum memiliki drainase permanen sejak awal pembangunan perumahan.
Drainase sementara ini dibuat untuk mengantisipasi genangan air yang sering melanda jalan Poros Luwi Raya dan sekitarnya, di mana alur drainase melewati tiga wilayah RW sekaligus (RW 1, 2, dan 3).
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, antara lain:
Bapak Nazaruddin, S.Pd – Ketua RW 01
Bapak Ahmadiah, S.Pd – Ketua RT 01/RW 03
Bapak Abd. Gafar – Ketua RT 01/RW 02
Bapak Yusril – Ketua RT 03/RW 02
Bapak Sumijo – Ketua LPM Kelurahan Laikang
Bapak Andi Muh. Rusli Yunus, S.KM – Ketua Komite UPT SPF SD Inpres Pajjaiyang II
Bapak Hazan, S.Hum., M.I.P. – Sekretaris PAC Biringkanaya, Ormas Kiwal Garuda Hitam
Kerja bakti dimulai sejak pukul 07.00 hingga 11.30 WITA. Selama kegiatan berlangsung, warga bersama para pemuda tampak kompak dan antusias. Mereka bergotong royong menggali saluran air hingga depan SD Inpres Pajjaiyang II, memastikan aliran air dapat mengalir lancar dan tidak menyebabkan banjir di musim hujan mendatang.
Sementara itu, para ibu-ibu warga setempat juga turut berperan dengan menyiapkan menu makan dan minuman untuk seluruh peserta kerja bakti — menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan penuh semangat kekeluargaan.
Atas semangat warga tersebut, apresiasi tinggi disampaikan oleh para tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan, termasuk Kiwal Garuda Hitam, yang turut berpartisipasi langsung di lapangan.
Kegiatan ini menjadi contoh nyata sinergi antara masyarakat, tokoh lingkungan, dan organisasi sosial, dalam mewujudkan lingkungan bersih, aman, dan sehat.
Ke depan, warga berharap pemerintah setempat dapat menindaklanjuti upaya mandiri ini dengan pembangunan drainase permanen agar penanganan banjir dapat lebih maksimal dan berkelanjutan untuk masyarakat.
Penulis: M Yusuf