INTELIJENNEWS, Mamuju, 9 Agustus 2025 — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mamuju memantapkan langkah menuju prestasi puncak di ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) V yang akan digelar di Kabupaten Mamuju Tengah pada 2026. Melalui Rapat Koordinasi dan Konsultasi yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Mamuju, Sabtu (9/8/2025), seluruh pengurus dan pimpinan cabang olahraga (cabor) merumuskan strategi pembinaan dan penguatan organisasi.
Hadir mewakili Pemkab Mamuju, Staf Ahli Bidang Ekonomi Wakil Bupati, Mas Agung, SH, yang menyampaikan apresiasi atas dedikasi para pengurus dan pelatih. Ia menegaskan, Pemkab Mamuju berkomitmen penuh mendukung pembinaan atlet, perbaikan sarana-prasarana, hingga sinergi lintas sektor demi mengukir prestasi terbaik.
Kita punya peluang besar. Dengan semangat kebersamaan dan sportivitas, Mamuju bisa menjadi juara di PORPROV mendatang,” tegas Mas Agung.

Ketua Umum KONI Mamuju, H. Hanapi, S.Sos., menyampaikan bahwa rapat ini sekaligus menjadi forum evaluasi kepengurusan cabor dan penerimaan tiga cabor baru, sehingga kini KONI Mamuju membawahi 31 cabor resmi. Dari jumlah tersebut, 17 masih aktif, 4 dipimpin Pelaksana Tugas (PLT), dan 8 telah habis masa baktinya.
Wakil Sekretaris I KONI Mamuju, Suratmin Amir, A.Md.Kom., menegaskan pentingnya Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) segera digelar agar regenerasi kepengurusan berjalan sesuai aturan.
Sementara itu, Wakil Ketua I Bidang Organisasi, Herly Said, B.Sc., memaparkan hasil capaian PORPROV IV sebelumnya dan menekankan pembentukan Tim Penjaringan KONI Mamuju masa bakti 2025–2029 sebagai langkah strategis menghadapi persaingan ketat di ajang provinsi.

Ketua PTMSI Mamuju (Syamsudin, S.Pdi) keberhasilan meraih juara umum di kejuaraan tingkat provinsi menjadi modal kuat bagi kita untuk menghadapi PORPROV V di Mamuju Tengah. Pembinaan atlet akan terus dipertahankan, namun dukungan dari Pemerintah Daerah sangat dibutuhkan agar kita dapat berpartisipasi secara maksimal pada kejuaraan tersebut.
Saat ini, hampir seluruh cabang olahraga (cabor) menghadapi kendala pada peralatan dan sarana latihan. Untuk itu, kami menyampaikan kepada KONI agar dilakukan inventarisasi kebutuhan dan diupayakan solusi melalui pengajuan proposal bantuan sarana/prasarana.
Sebagai contoh, untuk PTMSI kami telah meminjam GOR sebagai tempat latihan. Ke depan, KONI bersama cabor perlu merumuskan langkah pembinaan lintas-cabor yang lebih terstruktur agar para atlet tidak berpindah ke daerah lain demi mengejar fasilitas atau keuntungan tertentu.

Harapan kami, Bupati dan Wakil Bupati akan memberikan respon positif terhadap proposal yang diajukan oleh KONI sebagai bagian dari persiapan menghadapi PORPROV 2026.
Dengan komitmen kolektif, pembinaan berkelanjutan, dan koordinasi yang solid, KONI Mamuju optimistis mampu mempersembahkan “strategi emas” untuk mengharumkan nama daerah di pentas olahraga Sulawesi Barat hingga tingkat nasional.
Penulis : Yusuf