Mall Pelayanan Publik Aceh Barat Mulai Beroperasi, Wujud Nyata Reformasi Birokrasi.

Mall Pelayanan Publik Aceh Barat Mulai Beroperasi, Wujud Nyata Reformasi Birokrasi.

INTELIJENNEWS, ACEH BARAT — Pemerintah Kabupaten Aceh Barat resmi membuka layanan Mall Pelayanan Publik (MPP) bagi masyarakat mulai Senin, 6 Oktober 2025. Kehadiran pusat layanan terpadu ini menjadi tonggak penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, dan nyaman.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, menyampaikan bahwa seluruh instansi terkait telah diperintahkan untuk segera mengaktifkan layanan masing-masing di MPP. “Pelayanan di MPP berlangsung setiap hari kerja, mulai pukul 08.30 hingga 16.30 WIB. Ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan yang profesional dan terintegrasi,” tegas Bupati Tarmizi saat meninjau langsung kesiapan operasional MPP di Meulaboh.

Ia juga menginformasikan bahwa seremoni Launching MPP akan dilaksanakan pada 16 Oktober 2025 mendatang, sebagai bentuk peresmian penuh sekaligus sosialisasi layanan kepada masyarakat luas.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh Barat, Edy Juanda, menjelaskan bahwa MPP dirancang untuk memangkas jalur birokrasi dan mempercepat proses administrasi lintas sektor. “MPP menghadirkan lebih dari 20 jenis layanan dari berbagai instansi, termasuk perizinan usaha, administrasi kependudukan, perpajakan, pelayanan haji, BPJS, hingga pembuatan paspor,” ujar Edy.

Untuk menunjang kenyamanan pengunjung, MPP juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti area parkir yang luas, ruang tunggu ber-AC, ruang bermain anak, ruang laktasi, serta gerai UMKM lokal yang mempromosikan produk masyarakat Aceh Barat.

Dengan beroperasinya MPP, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap dapat memberikan pengalaman baru dalam pelayanan publik yang lebih efisien dan humanis. Masyarakat kini dapat mengakses berbagai layanan pemerintahan hanya di satu lokasi, tanpa harus berpindah-pindah instansi.

“MPP bukan sekadar gedung, tetapi simbol transformasi pelayanan publik yang berorientasi pada kepuasan masyarakat. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan responsif,” tutup Bupati Tarmizi.

Tim Intelijennews.

Tinggalkan Balasan