MBG di Sejumlah SD Makassar Terhenti, Siswa Mulai Bertanya Kapan Makanan Gratis Kembali Dibagikan

MBG di Sejumlah SD Makassar Terhenti, Siswa Mulai Bertanya Kapan Makanan Gratis Kembali Dibagikan

Intelijen News,Makassar — Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini dinantikan para siswa di sejumlah sekolah dasar di Kota Makassar dilaporkan tidak lagi berjalan dalam beberapa waktu terakhir.

Penghentian distribusi diduga terjadi setelah sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menghentikan operasionalnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa sekolah yang sebelumnya rutin menerima pasokan makanan bergizi, di antaranya SD Inpres Batua 1, SD Inpres Batua 2, SD Inpres Tello Baru 2, dan SD Inpres Tello Baru 3, kini tidak lagi menerima distribusi MBG.

Kepala SD Inpres Batua 1, Hijrah, mengungkapkan bahwa program tersebut sudah tidak berjalan sejak usai libur Iduladha.
“Seingatku tanggal 26 sudah lebaran tidak masuk,” ujar Hijrah, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, penghentian distribusi bukan kali pertama terjadi,Sebelumnya, sekolah sempat mengalami kondisi serupa akibat dapur penyedia makanan mengalami penghentian sementara.

Namun saat itu, pasokan kembali berjalan setelah dialihkan ke dapur SPPG lain.

“Sebelumnya pernah, tapi SPPG lain.Tapi kita sudah ganti,Katanya kena suspend berhenti sementara dan dialihkan ke tempat lain. Tapi kemarin-kemarin lancar,” jelasnya.

Terhentinya program MBG tidak hanya dirasakan pihak sekolah, tetapi juga para siswa yang selama ini menjadi penerima manfaat.

Sejumlah anak bahkan mulai mempertanyakan kapan makanan bergizi gratis tersebut kembali dibagikan.

Program MBG merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendukung pemenuhan gizi anak sekolah sekaligus membantu meringankan beban keluarga.

Karena itu, terhentinya distribusi di sejumlah sekolah menjadi perhatian tersendiri, mengingat program tersebut telah menjadi bagian dari aktivitas harian para siswa.

Hingga kini, belum ada penjelasan resmi terkait penyebab penghentian operasional sejumlah dapur SPPG maupun kepastian jadwal normalisasi distribusi MBG di sekolah-sekolah terdampak.

Pihak sekolah berharap layanan tersebut dapat segera kembali berjalan agar para siswa kembali memperoleh manfaat dari program yang telah mereka nantikan setiap hari.

( Tim Redaksi )

Tinggalkan Balasan